Notification

×

Masinton Sentil Menteri Kebelet Nyapres: Segera Reshuffle!

Sabtu, 11 Juni 2022 | 12:08 WIB Last Updated 2022-06-11T05:52:27Z
Masinton Pasaribu. (detikcom)
JAKARTA (Kliik.id) - 
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu mendorong perombakan menteri (reshuffle) segera dilakukan. Menurutnya menteri layak di-reshuffle ialah yang kebelet nyapres hingga menteri yang salah urus soal minyak goreng.

Masinton awalnya menyoroti sejumlah aksi dan kinerja menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Masinton, reshuffle kabinet harus segera dilakukan.

"Jadi, saya lihat, memang harus segera dilakukanlah itu, dilakukan reshuffle. Jadi, reshuffle-nya jangan sebagai wacana saja, gitu loh, harus menjadi tindakan, harus menjadi action," kata Masinton dalam diskusi 'Jangan Pegel Nunggu Reshuffle', Sabtu (11/6/2022).

Masinton menegaskan harus ada reshuffle, agar kabinet menteri Jokowi fokus bekerja. Masinton juga mengingatakan reshuffle jangan juga dimanfaatkan oleh tokoh yang masuk ke kabinet.

"Ya, haruslah (reshuffle), supaya fokus, jangan juga nanti menteri yang masuk itu malah nggak fokus lagi, malah memanfaatkan buat kampanye lagi," ujarnya.

Masinton kemudian menjabarkan kisi-kisi menteri layak reshuffle, pertama adalah menteri yang menurut Masinton sudah kebelet jadi capres 2024. Menurutnya, jika menteri sibuk dengan urusan capres, maka masyarakat tidak akan terurus.

"Ya itu tadi saya sebut, menteri kebelet nyapres, copras-capres, itu nggak perlu kita sebut itu, nanti gede kepala, sama saja kita mengkampanyekan dia, kalau kita sebut. Dan itu tampangnya ada di mana-mana kok," ucap Masinton.

Menteri ini, kata Masinton, tak punya partai, namun getol ingin capres.

"Nggak punya partai tapi nyalon, gitu loh, kalau ketua umum partai politik, kita bisa memahami. Memahami ada tugas dari partainya, dia tidak memanfaatkan, yang digunakan adalah jaringan partainya, kalau ini nggak punya partai, foto di mana-mana," sambungnya.

Menteri lain yang dinilai Masinton perlu di-reshffulle adalah di bidang yang gagal mengurusi minyak goreng dan pupuk. Permasalahan kelangkaan minyak goreng dan pupuk selama ini menjadi catatan yang mencolok publik. Sebab kegagalan menteri mengurus ketersediaan minyak goreng, dianggapnya mencoreng Jokowi.

"Persoalan minyak goreng, terus masalah-masalah pupuk, gitulah," imbuhnya.

Kabar Reshuffle

Presiden Jokowi juga sempat menanggapi isu perombakan atau reshuffle kabinetnya yang menguat belakangan ini.

"Mmm... belum," kata Jokowi sembari tersenyum setelah menghadiri peresmian Masjid At-Taufiq di Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2022).

Jokowi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut setelah menyatakan belum adanya rencana reshuffle dalam waktu dekat.

Sementara, isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju diketahui semakin gencar. Kabarnya, Jokowi akan melakukan reshuffle pada 15 Juni.

Ketua DPP PKB Faisol Riza mengungkapkan mendengar kabar Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle pada 15 Juni. Di kalender penanggalan Jawa, 15 Juni jatuh pada hari Rabu Pahing.

"Sempat dengar," kata Faisol Riza kepada detikcom menjawab pertanyaan soal kabar reshuffle kabinet 15 Juni, Selasa (7/6/2022).

Untuk diketahui, Presiden Jokowi akrab dengan reshuffle kabinet pada hari Rabu. Mensesneg Pratikno juga sempat bicara soal isu reshuffle.

Meski tak menyatakan lugas isu reshuffle itu valid, Pratikno berjanji akan memberikan bocorannya jika benar bakal ada reshuffle dalam waktu dekat.

"Sekarang tanggal berapa? Ya nanti kalau sudah ada jadwal, bocorin dikit-dikit," kata Pratikno di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/6/2022).

Pratikno menjawab pertanyaan soal kabar reshuffle dilakukan Juni. (Detik)
×
Berita Terbaru Update