Notification

×

Pukul Polisi saat Ditangkap, Pencuri Sepeda Motor di Medan Ditembak

Jumat, 04 April 2025 | 17:37 WIB Last Updated 2025-04-04T10:37:39Z
Pelaku saat diamankan petugas kepolisian. (Dok. Polsek Medan Area)

MEDAN (Kliik.id) - 
Seorang pencuri sepeda motor di Kota Medan, Sumatera Utara, bernama David Wandi Limbong (34) ditembak karena memukul polisi saat ditangkap.

Kasus pencurian itu terjadi di wilayah Jalan Asia, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Kamis (3/4/2025).

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Dian Simangunsong menjelaskan, peristiwa pencurian bermula saat korban Jong Joen Seng (65) memarkirkan sepeda motornya di teras rumahnya pada pukul 19.30 WIB.

"(Kondisi) kunci masih lengket di sepeda motor. Kemudian korban masuk ke dalam rumahnya untuk meletakkan tas," ujar Dian kepada wartawan, Jumat (4/4/2025).

Kemudian, pada pukul 19.40 WIB, korban mendengar suara sepeda motornya hidup. Korban langsung keluar rumah dan melihat pelaku telah membawa kabur motor tersebut.

"Korban sempat berupaya untuk mengejar pelaku pencurian, tetapi gagal," katanya.

Selanjutnya, pada pukul 21.00 WIB, petugas kepolisian yang sedang berpatroli di areal Komplek Asia Mega Mas melihat seorang pria terjatuh dari sepeda motor. Setelah dicek, pria itu adalah pelaku.

"Petugas melakukan interogasi dan yang bersangkutan mengaku terjatuh karena dikejar warga," ujar Dian.

Pelaku mengakui bahwa dirinya ditinggal oleh temannya bernama Buam yang sama-sama melakukan aksi curanmor di Jalan Asia.

Lalu, petugas mengamankan pelaku ke kantor polisi. Saat pelaku dibawa mencari pelaku lainnya, pelaku memukul petugas dan berupaya melarikan diri.

Akibat tindakannya tersebut, petugas terpaksa menembak bagian kaki pelaku.

"Saat turun dari mobil, pelaku memukul petugas dan mencoba melarikan diri, sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak di bagian kaki kanannya," ungkapnya.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang baru saja bebas dari penjara pada November 2024 lalu.

"Pelaku merupakan residivis kasus curat tahun 2023 di Percut Sei Tuan serta penggelapan tahun 2024 di wilayah Medan Timur," pungkasnya. (Red)
×
Berita Terbaru Update