Author: Benjamintech

  • Wali Kota Tebingtinggi Tinjau Pasar Induk Terbengkalai, Siapkan Langkah Aktifkan Kembali Pusat Perdagangan

    Wali Kota Tebingtinggi Tinjau Pasar Induk Terbengkalai, Siapkan Langkah Aktifkan Kembali Pusat Perdagangan

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih meninjau langsung kondisi Pasar Induk Kota Tebingtinggi yang terbengkalai lama.

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih meninjau langsung kondisi Pasar Induk Kota Tebingtinggi di Jalan Kutilang, Kecamatan Padang Hulu, yang lama terbengkalai.

    Hal ini sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Tebingtinggi menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.
    Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perdagangan Marimbun Marpaung, Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf Purba, para lurah, serta jajaran terkait.
    Saat meninjau lokasi, Irdian mengaku prihatin melihat kondisi Pasar Induk yang telah lama terbengkalai.
    Menurutnya, keberadaan pasar tersebut memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pusat perekonomian masyarakat apabila dikelola secara optimal.
    “Kondisinya sangat memprihatinkan dan sudah cukup lama tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pemerintah Kota akan berupaya semaksimal mungkin menghidupkan kembali Pasar Induk ini tanpa membebani APBD. Kami akan mengoptimalkan bangunan yang sudah ada dengan dukungan seluruh stakeholder dan masyarakat Kota Tebingtinggi,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
    Selain itu, Irdian juga menyinggung polemik penolakan pelaksanaan Pasar Pengendalian Harga (PPH) di Pasar Sakti yang sempat menjadi perhatian masyarakat.
    Dia menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut bukan merupakan kebijakan pribadi Wali Kota maupun Kepala Dinas Perdagangan, melainkan tindak lanjut arahan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara.
    Menurut Irdian, pihaknya kedepan akan memusatkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Pasar Pengendalian Harga oleh Dinas Perdagangan di Pasar Induk.
    “Kami ingin masyarakat datang ke Pasar Induk karena ada nilai lebih, terutama harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan agar tersedia akses transportasi menuju Pasar Induk sehingga aktivitas ekonomi dapat kembali hidup,” katanya.
    Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi, Marimbun Marpaung, menjelaskan pelaksanaan Pasar Pengendalian Harga di Pasar Sakti yang berlangsung pada 27 hingga 31 Juli 2026 merupakan program yang dilaksanakan atas arahan TPID Provinsi Sumatera Utara bersama Perum Bulog dan Bank Indonesia sebagai langkah pengendalian inflasi.
    Marimbun mengatakan, Kota Tebingtinggi saat ini termasuk daerah dengan harga beras yang relatif tinggi sehingga diperlukan intervensi pemerintah melalui operasi pasar dan Pasar Pengendalian Harga.
    “Kegiatan ini bertujuan menekan kenaikan harga beras agar tetap terjangkau masyarakat. Memang sempat terjadi miskomunikasi dengan pedagang karena adanya perbedaan harga jual, namun hal tersebut telah kami klarifikasi bersama Satgas Pangan Polres Tebingtinggi dan para pedagang. Mereka juga telah berkomitmen untuk tidak menjual bahan pokok melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya.
    Marimbun menambahkan, kebutuhan beras masyarakat Kota Tebingtinggi mencapai sekitar 45 ton per hari. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga agar tidak memicu inflasi.
    Selain itu, Dinas Perdagangan telah memperoleh izin dari Bank Indonesia dan Perum Bulog untuk memindahkan pelaksanaan Pasar Pengendalian Harga ke kawasan Pasar Induk.
    Langkah tersebut diharapkan menjadi awal kebangkitan kembali aktivitas perdagangan di lokasi tersebut.
    Ke depan, Pemerintah Kota Tebingtinggi juga merancang konsep pembentukan BUMD Pangan yang akan menjadikan Pasar Induk sebagai pusat distribusi berbagai kebutuhan pokok.
    Melalui konsep tersebut, Pasar Induk diharapkan menjadi simpul perdagangan yang mampu menjalin kerja sama dengan daerah hinterland maupun kabupaten/kota sekitar, sehingga arus masuk dan keluar komoditas pangan dapat berjalan lebih efektif.
    Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Tebingtinggi optimistis Pasar Induk dapat kembali berfungsi sebagai pusat perdagangan strategis sekaligus mendukung pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Red)
  • Wali Kota Tebingtinggi Tinjau RSUD Kumpulan Pane, Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan

    Wali Kota Tebingtinggi Tinjau RSUD Kumpulan Pane, Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih melakukan peninjauan ke RSUD Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Rabu (29/7/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih melakukan peninjauan ke RSUD Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Rabu (29/7/2026).

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
    Setibanya di lokasi, Wali Kota disambut Direktur RSUD Kumpulan Pane Lili Marlina bersama jajaran manajemen rumah sakit, termasuk Dewan Pengawas, Sara Bintang Saragih.
    Selanjutnya, Irdian meninjau sejumlah ruang pelayanan dan unit rawat inap guna melihat secara langsung kondisi fasilitas serta pelayanan yang diberikan kepada pasien.
    Dalam kesempatan itu, dia menyempatkan diri berinteraksi dengan para pasien yang sedang menjalani perawatan.
    Irdian memberikan motivasi agar para pasien tetap bersemangat menjalani proses penyembuhan, selalu berpikir positif, serta menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian penting dalam menjaga kesehatan.
    Selain meninjau pelayanan, Irdian juga menggelar diskusi bersama jajaran manajemen RSUD Kumpulan Pane.
    Dalam arahannya, dia menegaskan pentingnya peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat, pembenahan sistem manajemen rumah sakit, serta optimalisasi seluruh fasilitas dan sumber daya yang dimiliki.
    “Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga seluruh tenaga kesehatan dan jajaran rumah sakit harus memberikan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan humanis,” ujar Irdian.
    Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit harus terus dibangun melalui peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
    Dia juga meminta seluruh jajaran manajemen untuk segera menyelesaikan berbagai kendala yang masih dihadapi, baik terkait pelayanan, sarana dan prasarana, maupun tata kelola rumah sakit.
    Pemerintah Kota Tebingtinggi, kata Irdian, berkomitmen mendukung pengembangan RSUD Kumpulan Pane agar mampu memenuhi standar pelayanan kesehatan yang semakin baik serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
    Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum evaluasi dan percepatan pembenahan pelayanan di RSUD Kumpulan Pane, sehingga rumah sakit dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta menjadi fasilitas kesehatan yang profesional, terpercaya, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi. (Red)
  • Wali Kota Tebingtinggi Lepas 2 Mahasiswa Pendidikan ke Mesir

    Wali Kota Tebingtinggi Lepas 2 Mahasiswa Pendidikan ke Mesir

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih melepas keberangkatan dua mahasiswa asal Kota Tebingtinggi, yang akan menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih resmi melepas keberangkatan dua mahasiswa asal Kota Tebingtinggi, yang akan menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

    Acara pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Tebingtinggi dengan penuh khidmat, Senin (27/7//26).
    Mahasiswa yang dilepas adalah Kevin Farindra Adzan, yang akan menempuh studi di Fakultas Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar Kairo sejak tahun 2024, serta Mhd Fadly Saragih, yang akan memulai pendidikan di jurusan Syariah Islamiyah Universitas Al-Azhar As Syarif pada tahun 2026.
    Dalam sambutannya, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menyampaikan rasa bangga atas semangat mahasiswa yang akan menimba ilmu di salah satu universitas ternama dunia.
    “Keberangkatan kalian bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kota Tebingtinggi. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun daerah dan bangsa,” ujar Irdian.
    Lebih lanjut, Irdian menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan.
    Dia menyampaikan bahwa keberangkatan mahasiswa ke Universitas Al-Azhar Mesir merupakan bukti nyata bahwa generasi muda Tebingtinggi memiliki daya saing global.
    “Pemerintah Kota Tebingtinggi akan terus mendorong lahirnya generasi unggul yang berkarakter, berilmu, dan siap berkontribusi bagi pembangunan,” katanya.
    Dia mengatakan keberhasilan mahasiswa asal Tebingtinggi menembus Universitas Al-Azhar Mesir menjadi bukti nyata kualitas sumber daya manusia daerah.
    “Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun daerah dan bangsa. Pemerintah Kota Tebingtinggi akan terus mendorong lahirnya generasi unggul yang berkarakter dan berdaya saing global,” tuturnya.
    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag Kesra Setdako Azanul Akbar Lubis, Kabag Prokopim Faisal Ahmad, dan Tim Peliputan Diskominfo. (Red)
  • PDI Perjuangan Kota Tebingtinggi Peringati 30 Tahun ‘Kudatuli’

    PDI Perjuangan Kota Tebingtinggi Peringati 30 Tahun ‘Kudatuli’

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Tebingtinggi menggelar kegiatan peringatan ke-30 tahun peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Tebingtinggi menggelar kegiatan peringatan ke-30 tahun peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli).

    Peringatan peristiwa berdarah ini digelar di Kantor DPC PDIP Kota Tebingtinggi, Minggu (26/7/2026) malam.

    Sebagai informasi, peristiwa Kudatuli adalah tragedi penyerangan Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat pada 27 Juli 1996.
    Peristiwa ini memicu kerusuhan besar di Jakarta dan menjadi salah satu catatan kelam pada masa Orde Baru.
    Kudatuli juga merupakan tonggak awal menuju reformasi pada tahun 1998. Kegiatan peringatan Kudatuli ini digelar oleh PDIP mulai dari DPP, DPD hingga DPC se-Indonesia.
    Untuk kegiatan di Kantor DPC PDIP Kota Tebingtinggi, kegiatan ditandai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, hening cipta, refleksi ideologi hingga penayangan video Kudatuli.
    Tampak hadir pada kesempatan ini, Ketua DPC PDIP Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih beserta seluruh pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, badan dan sayap partai, simpatisan serta masyarakat lainnya.
    Dalam video yang ditayangkan menggambarkan kembali suasana penyerbuan Kantor DPP PDI pada 27 Juli 1996.

    Dalam sambutannya, Ketua DPC PDIP Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih mengatakan kegiatan peringatan Kudatuli dilaksanakan 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
    “Kegiatan ini sebagai momentum untuk mengenang para korban sekaligus mengingat kembali perjuangan mempertahankan demokrasi,” ujar Irdian yang juga Wali Kota Tebingtinggi ini.
    Menurut Irdian, DPP PDIP menerbitkan surat internal berisi refleksi ideologis 30 Tahun Kudatuli sekaligus 5 instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada seluruh kader partai.
    Pada poin pertama keberanian dan kesabaran revolusioner. Kedua, menolak politik fitnah, hoaks dan fenomena buzzer.
    “Ini yang harus kita hindari semuanya kepada seluruh pengurus partai,” katanya.
    Pada instruksi ketiga, kata Irdian, membumikan kebudayaan dan menjadi pandu generasi muda “Berkepribadian dalam Kebudayaan” merupakan bagian dari pelaksanaan Trisakti Bung Karno.
    Keempat, mengawali supremasi hukum dan kedaulatan rakyat.
    “Yang kelima, instruksi penyelenggaraan Refleksi 27 Juli di daerah. Ini yang kita laksanakan hari ini rekan-rekan juang, 514 kabupaten/kota se-Indonesia melaksanakan kegiatan ini,” ucapnya.
    Lebih lanjut, Irdian menegaskan tentang disiplin organisasi seperti yang sudah sering dilakukan PDIP, termasuk pembekalan politik bagi seluruh pengurus.
    Pada kesempatan ini, Irdian mengajak seluruh kader partai, simpatisan, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama berjuang dan bekerja untuk rakyat.
    “Mari sama-sama kita dukung pemerintahan yang ada di Kota Tebingtinggi ini baik dari program kesehatan, pendidikan, perekonomian, infrastruktur dan yang lainnya. Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari siapapun,” pungkasnya. (Red)
  • Terima Audiensi IPNU, Irdian Saragih: Generasi Muda Aset Berharga Bagi Masa Depan Kota

    Terima Audiensi IPNU, Irdian Saragih: Generasi Muda Aset Berharga Bagi Masa Depan Kota

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menerima audiensi Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kota Tebingtinggi di Ruang Utama Lantai 4 Balai Kota, Jumat (24/7/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peran aktif organisasi kepemudaan.

    Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih saat menerima audiensi Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kota Tebingtinggi di Ruang Utama Lantai 4 Balai Kota, Jumat (24/7/2026).
    Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut berfokus pada rencana strategis penguatan pendidikan dan kaderisasi pelajar NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
    Dalam sambutannya, Irdian menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kota tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan.
    “Generasi muda adalah aset berharga bagi masa depan kota ini. Pemko Tebingtinggi akan selalu membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan, termasuk IPNU, untuk bersama-sama membangun pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
    Irdian juga berharap program-program yang dirancang IPNU mampu menyentuh langsung kebutuhan para siswa di lapangan.
    “Kami berharap kegiatan yang direncanakan dapat memberi manfaat nyata, terutama bagi siswa yang membutuhkan dukungan lebih,” katanya.
    Sementara itu, Sekretaris PC IPNU Tebingtinggi Vadil Zikri menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menggalang dukungan dan membahas persiapan Konferensi Pimpinan Cabang (Konfercab) serta Masa Kesetiaan Anggota (Makesta).
    “Kegiatan ini bukan hanya wadah konsolidasi organisasi, tetapi juga sarana kaderisasi untuk memperkuat komitmen pelajar NU dalam mendukung pendidikan dan pembangunan daerah,” terang Vadil.
    Turut mendampingi Wali Kota dalam audiensi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Denni Saragih, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan dan Kabag Prokopim Faisal Ahmad. (Red)
  • Hari Anak Nasional 2026, Ketua TP PKK Sumut Santuni Anak Yatim di Kota Tebingtinggi

    Hari Anak Nasional 2026, Ketua TP PKK Sumut Santuni Anak Yatim di Kota Tebingtinggi

    Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution menyantuni 200 anak yatim di Kota Tebingtinggi dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution menyantuni 200 anak yatim di Kota Tebingtinggi dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

    Kegiatan berlangsung di Meeting Hall Ramayana Department Store, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tebingtinggi, Jumat (24/7/2026).
    Dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun masa Depan”, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara TP PKK Sumut, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Sumut sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak dan kesejahteraan anak.
    Dalam kegiatan itu, Kahiyang Ayu menyerahkan voucher belanja senilai Rp 500.000 kepada masing-masing anak yatim.
    Bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka dengan berbelanja di Ramayana Department Store.
    Pemberian santunan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus meringankan kebutuhan anak-anak, serta menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dan organisasi kemasyarakatan terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP Sumut Ny Evi Novida Sulaiman Harahap, Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Ny Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik serta perwakilan Ketua DWP Kota Tebingtinggi Ny Etika M. Syah Irwan.
    Kegiatan ini juga dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Tebingtinggi, para camat dan lurah se-Kota Tebingtinggi serta 200 anak yatim beserta para pendamping.
    Peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.
    Melalui semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, diharapkan semakin banyak pihak yang berperan aktif dalam memberikan perhatian, perlindungan, serta kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. (Red)
  • Wali Kota Tebingtinggi Terima Audiensi Pengkot Taekwondo Indonesia

    Wali Kota Tebingtinggi Terima Audiensi Pengkot Taekwondo Indonesia

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menerima audiensi Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (Pengkot TI) Tebingtinggi di Kantor Wali Kota, Jumat (24/7/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menerima audiensi Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (Pengkot TI) Tebingtinggi di Kantor Wali Kota, Jumat (24/7/2026).

    Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi untuk memajukan olahraga di Kota Tebingtinggi.
    Dalam arahannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih menegaskan dukungan penuh terhadap rencana kegiatan yang diinisiasi oleh Pengkot TI.
    “Pemerintah Kota Tebingtinggi selalu terbuka dan mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan prestasi olahraga sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Saya berharap kejuaraan ini dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka,” ujarnya.
    Irdian menjelaskan secara tidak langsung bahwa kegiatan olahraga semacam ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat citra kota sebagai pusat kegiatan masyarakat yang sehat dan produktif.
    Plt Ketua Pengkot TI Tebingtinggi Riza Aulia Hasan Miraza menyampaikan rencana penyelenggaraan kejuaraan olahraga yang akan melibatkan lima kabupaten sekitar.
    “Kami telah mendapatkan izin untuk mengadakan acara ini dan berharap dapat menyukseskannya dengan dukungan penuh dari Bapak Wali Kota. Penting bagi kami untuk menjalin koordinasi erat dengan pemerintah dan panitia, karena acara ini juga berpotensi mempromosikan UMKM lokal,” jelas Riza.
    Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat sektor UMKM, serta menjadikan Tebingtinggi sebagai tuan rumah yang membanggakan bagi kejuaraan olahraga tingkat regional.
    Turut hadir dalam audiensI ini, Kadis Pemuda dan Olah Raga Muhammad Fadly, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan dan Kabag Prokopim Faisal Ahmad. (Red)
  • BBM Langka, DPD GMNI Sumut Desak Executive GM Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dicopot

    BBM Langka, DPD GMNI Sumut Desak Executive GM Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dicopot

    Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Diga Pinem. 

    Medan (kliik.id) – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara tidak dapat dipandang semata sebagai gangguan teknis distribusi. Peristiwa ini merupakan cerminan nyata dari kegagalan tata kelola, lemahnya sistem mitigasi risiko, serta buruknya kepemimpinan dalam menjamin terpenuhinya hak masyarakat atas ketersediaan energi. Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang mengemban mandat pelayanan publik, PT Pertamina memiliki kewajiban konstitusional dan moral untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal, disertai keterbukaan informasi yang utuh dan dapat dipertanggungjawabkan.

    DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menilai berbagai penjelasan yang berkembang di ruang publik terkait penyebab kelangkaan BBM justru memperlihatkan buruknya manajemen krisis Pertamina. Perbedaan narasi yang disampaikan kepada publik mencerminkan lemahnya koordinasi internal dan mengindikasikan tidak adanya satu sumber informasi yang kredibel. Situasi tersebut semakin menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang seharusnya menjadi penjamin utama ketahanan energi nasional.

    Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Diga Pinem, menegaskan bahwa pihak yang paling bertanggung jawab atas kondisi tersebut adalah pimpinan tertinggi operasional Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara.

    “Kelangkaan BBM yang meluas di Sumatera Utara merupakan kegagalan kepemimpinan. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut tidak dapat berlindung di balik alasan teknis distribusi. Jabatan tersebut melekat dengan tanggung jawab penuh atas perencanaan, pengawasan, mitigasi risiko, dan pengendalian distribusi BBM di wilayah kerja. Ketika masyarakat harus mengantre berjam-jam, aktivitas ekonomi terganggu, dan Pertamina gagal memberikan penjelasan yang konsisten, maka yang dipertaruhkan bukan hanya pelayanan, tetapi juga kredibilitas negara,” ujar Diga, Kamis (16/7/2026).

    GMNI Sumatera Utara menegaskan bahwa dalam prinsip good corporate governance, setiap kegagalan pelayanan publik harus diikuti dengan pertanggungjawaban yang jelas. Tidak boleh ada budaya saling melempar tanggung jawab atau menjadikan persoalan ini sekadar gangguan operasional biasa. Krisis distribusi BBM yang berdampak luas merupakan indikator bahwa fungsi kepemimpinan, pengawasan, dan manajemen risiko tidak berjalan sebagaimana mestinya.

    Oleh karena itu, DPD GMNI Sumatera Utara mendesak Direksi PT Pertamina dan Menteri BUMN untuk segera mencopot Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Pencopotan tersebut merupakan konsekuensi logis dari prinsip akuntabilitas jabatan. 

    “Seorang pemimpin tidak hanya menerima kewenangan ketika keadaan berjalan normal, tetapi juga wajib mempertanggungjawabkan setiap kegagalan yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” tambah Diga. 

    GMNI Sumatera Utara berpandangan bahwa mempertahankan pejabat yang gagal mengantisipasi dan mengendalikan krisis hanya akan memperkuat budaya impunitas di tubuh BUMN. Evaluasi administratif tanpa tindakan tegas tidak akan memulihkan kepercayaan publik, bahkan berpotensi melahirkan krisis serupa di masa mendatang.

    “Jangan jadikan masyarakat sebagai korban dari buruknya tata kelola Pertamina. Ketika distribusi BBM lumpuh, informasi simpang siur, dan pelayanan publik terganggu, maka pimpinan regional harus berdiri paling depan untuk mempertanggungjawabkannya. Jika tidak mampu menjalankan amanah tersebut, maka langkah yang paling tepat adalah dicopot dari jabatannya. Jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” tandasnya. 

    DPD GMNI Sumatera Utara juga mendesak dilakukannya audit independen terhadap penyebab kelangkaan BBM di Sumatera Utara, termasuk mengevaluasi sistem distribusi, pengawasan internal, mitigasi risiko, serta kinerja seluruh jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Transparansi atas hasil evaluasi tersebut merupakan prasyarat mutlak untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan peristiwa serupa tidak kembali terulang. (ril) 

  • Datangi BKN, Wali Kota Tebingtinggi Paparkan Sistem Manajemen Talenta, Apa Aja?

    Datangi BKN, Wali Kota Tebingtinggi Paparkan Sistem Manajemen Talenta, Apa Aja?

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih memaparkan kesiapan daerah, termasuk simulasi penerapan sistem Manajemen Talenta di hadapan Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN, Herman.

    JAKARTA (Kliik.id) – Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menjalani tahap ekspose Penerapan Manajemen Talenta di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Gedung BKN, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

    Tahapan ini merupakan bagian dari proses verifikasi sebelum BKN memberikan persetujuan penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi.
    Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih didampingi Kepala BKPSDM Abdul Halim Purba memaparkan kesiapan daerah, termasuk simulasi penerapan sistem Manajemen Talenta di hadapan Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN, Herman.
    Acara yang berlangsung pukul 09.30–11.00 WIB ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk memaparkan sistem manajemen talenta di lingkungan ASN daerah.
    Agenda dimulai dengan sambutan dari BKN, dilanjutkan paparan simulasi sistem manajemen talenta, serta sesi tanggapan dan masukan dari pejabat tinggi madya.
    Dalam paparannya, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menyampaikan penghargaan kepada BKN atas kesempatan yang diberikan.
    “Atas nama Pemerintah Kota Tebingtinggi, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Kepegawaian Negara atas kesempatan memaparkan implementasi manajemen talenta ASN sebagai bagian dari penguatan sistem merit di lingkungan Pemerintah Kota Tebingtinggi,” ujar Irdian.
    Dia menegaskan bahwa reformasi birokrasi saat ini telah memasuki fase strategis, yakni membangun birokrasi yang profesional, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.
    Menurutnya, kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi faktor penentu keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
    Irdian menekankan bahwa kebijakan manajemen talenta bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan momentum transformasi pengelolaan SDM aparatur menuju birokrasi yang semakin profesional.
    Lebih lanjut, dia menjelaskan langkah strategis yang telah ditempuh Pemerintah Kota Tebingtinggi antara lain, memperkuat komitmen pimpinan daerah dalam penerapan sistem merit, membangun kelembagaan manajemen talenta melalui pembentukan tim pengelola dan komite talenta.
    Kemudian, melaksanakan pemetaan talenta ASN berdasarkan indikator objektif meliputi kinerja, kompetensi, potensi, integritas, dan moralitas, menyusun talent pool sebagai sumber utama pengisian jabatan, dan mengembangkan kompetensi ASN secara berkelanjutan melalui pendidikan, pelatihan, coaching, dan mentoring.
    Dalam kesempatan itu, Irdian menegaskan komitmen penuh Pemko Tebing Tinggi untuk mengimplementasikan manajemen talenta secara sistematis, transparan, dan akuntabel.
    “Kami optimis manajemen talenta akan menjadi fondasi dalam mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
    Turut hadir mendampingi Wali Kota antara lain Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Kadis Kesehatan Fitri Sari Saragih, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Ahmad Faisal, Direktur RSKP Lili Marliana. (Red)
  • Sekda Tebingtinggi Instruksikan OPD Hadirkan Inovasi dan Percepat Belanja Daerah

    Sekda Tebingtinggi Instruksikan OPD Hadirkan Inovasi dan Percepat Belanja Daerah

    Sekda Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID) di Ruang Mawar, Lantai III Balai Kota Tebingtinggi, Rabu (15/7/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak cepat menghadirkan inovasi dan mempercepat realisasi belanja daerah.

    Langkah tegas ini diperlukan guna menjaga stabilitas inflasi dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kota.
    Hal tersebut ditegaskan Erwin saat memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID) di Ruang Mawar, Lantai III Balai Kota Tebingtinggi, Rabu (15/7/2026).
    Rapat koordinasi ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, seluruh kepala OPD, Kepala BPS Kota Tebingtinggi, serta perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara.
    Dalam arahannya, Erwin menekankan bahwa pertemuan ini harus menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja TPID sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.
    “Kondisi perekonomian Kota Tebingtinggi saat ini sebenarnya masih positif dan terkendali, meskipun ada kontraksi di beberapa sektor. Namun, kita harus mampu menghadirkan inovasi dan daya ungkit di setiap sektor. Setiap OPD harus memberikan kontribusi nyata sesuai tugas dan fungsinya,” ujarnya.
    Lebih lanjut, Erwin menginstruksikan seluruh OPD untuk saling bersinergi dan meminta seluruh target serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Transfer ke Daerah (TKD) dapat dioptimalkan.
    Erwin menegaskan, percepatan program kerja di setiap OPD akan memberikan dampak langsung pada perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat.
    Sebagai tindak lanjut, Erwin menjelaskan bahwa hasil pembahasan rapat ini akan dirangkum oleh tim Bank Indonesia dalam bentuk executive summary sebagai bahan evaluasi.
    Sementara itu, pihak Inspektorat akan mengompilasi laporan kinerja seluruh perangkat daerah terkait pelaksanaan program pengendalian inflasi.
    Dalam rapat tersebut, masing-masing OPD memaparkan progres di bidangnya. Mulai dari realisasi belanja daerah, perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pengadaan barang dan jasa, distribusi TKDD, sektor pertanian, pembangunan infrastruktur, hingga kelancaran jalur distribusi perdagangan dan transportasi.
    Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kota Tebingtinggi Azantaro, memaparkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi kota masih berada di tren positif.
    Meski demikian, pertumbuhannya relatif lebih rendah dibanding beberapa daerah lain di Sumatera Utara.
    BPS juga mencatat adanya kenaikan inflasi pada Juni 2026 dibandingkan periode sebelumnya, meskipun kelompok bahan makanan justru mengalami deflasi.
    Menanggapi dinamika tersebut, Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Tutut Tiana, memberikan apresiasi atas komitmen Pemko Tebingtinggi.
    Menurutnya, percepatan realisasi belanja pemerintah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
    Bank Indonesia juga mendorong Pemko Tebingtinggi untuk memperkuat sektor perdagangan, mengembangkan potensi pariwisata berbasis keunggulan daerah, meningkatkan kualitas pengelolaan pasar, memperkuat pembinaan UMKM agar naik kelas, serta mengoptimalkan promosi digital guna membangun citra positif Kota Tebingtinggi.
    Menutup arahannya, Sekda kembali mengingatkan seluruh perangkat daerah terus memperkuat kolaborasi, mempercepat pelaksanaan program prioritas, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana menyampaikan berbagai capaian pembangunan kepada masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah semakin meningkat.
    Menariknya, setelah rapat yang berlangsung cukup panjang tersebut selesai, seluruh peserta tidak langsung membubarkan diri.
    Mereka bersama-sama mengikuti senam stretching (peregangan) yang dipandu oleh Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi.
    Kegiatan ini digelar sebagai wujud implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di lingkungan birokrasi. (Red)