Author: Benjamintech

  • Jokowi Minta Waspada Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal

    Jokowi Minta Waspada Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal

    Presiden Jokowi
    JAKARTA (Kliik.id) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap momentum peringatan Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila. Jokowi mengatakan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia tidak mudah.
    “Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri. Namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. Globalisasi dan interaksi antarbelahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan,” kata Jokowi saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/6/2021).
    Jokowi meminta semua pihak waspada terkait rivalitas antarnilai dan ideologi. Termasuk soal meningkatnya ideologi transnasional di era disrupsi teknologi ini.
    “Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk rivalitas antarpandangan, rivalitas antarnilai-nilai, dan rivalitas antarideologi. Ideologi transnasional cenderung semakin meningkat, memasuki berbagai semua lini kehidupan masyarakat, dengan berbagai cara dan berbagai strategi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi,” ujar Jokowi.
    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan ideologi transnasional radikal kini cenderung semakin mudah menyebar ke seluruh kalangan. Menurut Jokowi, penyebaran ideologi transnasional ini bisa melampaui standar normal.
    “Ketika konektivitas 5G melanda dunia maka interaksi dunia juga akan semakin mudah dan cepat. Kemudahan ini bisa digunakan ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan dan ke seluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu. Kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” tutur Jokowi.
    Atas hal itu, Jokowi mengatakan pendalaman nilai-nilai Pancasila tak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Jokowi menilai perlu cara-cara baru yang luar biasa agar Pancasila dimanfaatkan dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
    “Sekaligus Pancasila harus menjadi fondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeindonesiaan. Saya mengajak seluruh aparat pemerintah tokoh agama, tokoh masyarakat para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif untuk memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tutur Jokowi. (Detik)
  • Berbaju Adat Tanah Bumbu, Jokowi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

    Berbaju Adat Tanah Bumbu, Jokowi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

    Presiden Jokowi
    JAKARTA (Kliik.id) – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila digelar hari ini. Upacara dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).
    Upacara di digelar di halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/6/2021).
    Jokowi yang bertindak sebagai inspektur upacara hadir secara virtual melalui Istana Kepresidenan Bogor. Jokowi tampak mengenakan baju adat dari Kabupaten Tanah Bumbu.
    Dalam upacara tersebut bertindak sebagai perwira upacara Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya. Novi saat ini menduduki jabatan Kepala Staf Komando Garnisun I Jakarta.
    Sedangkan bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Kolonel Infantri Muhammad Imam. Dia kini menjabat sebagai Asisten Operasi Pasukan Pengaman Presiden.
    Upacara hari lahir Pancasila ini diikuti perwakilan TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga pelajar. Terlihat juga jajaran menteri yang turut hadir dalam upacara ini.
    Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan dengan mengheningkan cipta.
    Ketua MPR Bambang Soesatyo bertugas untuk membacakan Pancasila. Sedangkan Ketua DPR Puan Maharani membacakan teks pembukaan UUD 1945. (Detik)
  • Hari Lahir Pancasila, Kenali Elang Jawa Sang Garuda Lambang Negara RI

    Hari Lahir Pancasila, Kenali Elang Jawa Sang Garuda Lambang Negara RI

    Ilustrasi Pancasila (Foto: detikcom)
    SUKABUMI (Kliik.id) – Garuda sebagai lambang negara Indonesia konon terinspirasi dari elang Jawa. Kenalan lebih dekat yuk dengan satwa dilindungi ini di Hari Lahir Pancasila.
    Setiap tanggal 1 Juni, Indonesia memperingati lahirnya Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila dilambangkan dengan burung Garuda yang membentangkan sayapnya dan menoleh ke kanan.
    Dikutip dari laman indonesia.go.id, Garuda merupakan hewan mitologi yang menjadi kendaraan Dewa Wisnu. Sosok garuda tidak asing dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Burung ini kerap ditemui di relief candi-candi.
    Bagaimana awal mula Garuda dipilih menjadi lambang negara?
    Kisahnya bermula setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pemerintah Indonesia membutuhkan lambang negara. Kemudian, pada 10 Januari 1950, pemerintah membentuk panitia untuk melakukan sayembara lambang negara.
    Panitia ini beranggotakan M.A Pelaupessy, Ki Hajar Dewantara, Muhammad Yamin, M. Natsir dan RM Ngabehi Purbatjaraka. Dari sayembara itu terpilihlah rancangan Sultan Hamid II dari Pontianak.
    Setelah terpilih, lambang Garuda terus diperbaiki. Salah satu orang yang memberikan masukan adalah Presiden Soekarno. Ia menambahkan jambul di kepala Garuda untuk membedakannya dari elang botak yang menjadi lambang negara Amerika Serikat.
    Pada 19 Februari 1950, untuk pertama kalinya lambang negara Indonesia diperkenalkan kepada publik. Banyak pihak mengatakan jambul di kepala Garuda ini identik dengan elang jawa.
    Kemiripan kepala Garuda dengan elang itu juga diungkapkan oleh Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Bidang II Sukabumi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Andriyatno Sofiyudin.
    Menurutnya, elang jawa dan garuda memang sangat mirip bahkan bisa dibilang sama.
    “Apa yang menjadikan ciri dari lambang negara kita? Yaitu jambulnya ini. Kalau misalnya kita lihat dari jambul, diidentifikasikan bahwa elang Jawa itu merupakan burung Garuda,” kata dia.
    Profil Elang Jawa
    Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) merupakan salah satu satwa endemik dari Pulau Jawa. Satwa ini dapat ditemui di TNGGP yang pusat konservasinya berada di Cimungkad, Sukabumi.
    Andriyatno menjelaskan, selain jambul, ciri khas lain dari elang Jawa adalah bentangan sayapnya yang cukup lebar.
    “Elang Jawa rentangan sayap sekitar 1 meter, berat badan 1 sampai 2,5 kg. Paruhnya bengkok, kakinya tajam, dan ada jambulnya,” ujarnya.
    Selain itu, elang Jawa mempunyai suara yang nyaring. Mereka lebih sering menghabiskan waktu bertengger di pohon tinggi dan sesekali keluar sarang untuk memangsa musang hingga anak monyet.
    Elang Jawa akan bertelur sekitar 1-2 kali dalam setahun. Mereka termasuk satwa yang setia karena hanya akan memiliki satu pasangan. Telur hasil pembuahan yang dihasilkan pun biasanya hanya satu butir.
    Sejak tahun 1992, elang Jawa termasuk sebagai satwa langka di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya hutan sebagai tempat tinggalnya dan perburuan yang dilakukan manusia.
    Sebagai salah satu top predator, elang Jawa sangat dijaga kelestariannya. Salah satu upaya yang dilakukan TNGGP adalah melakukan monitoring secara rutin setiap 3 kali dalam setahun.
    Di samping itu, PEH bersama Polisi Kehutanan juga mengedukasi masyarakat sekitar agar turut menjaga elang Jawa.
    “Dengan adanya elang Jawa akan memberikan keseimbangan ekosistem. Kalau tidak ada top predator, nanti keseimbangan ekosistem akan terganggu. Jadi kita sebagai masyarakat, penting untuk satwa harus dipelihara, harus dilindungi, jangan sampai terjadi kepunahan dari satwa yang langka ini,” Andriyatno berpesan. (Detik)
  • Melihat Kembali Sejarah Hari Lahir Pancasila

    Melihat Kembali Sejarah Hari Lahir Pancasila

    Tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. (Foto: detikcom)
    JAKARTA (Kliik.id) – Tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Bagaimana sejarah lahirnya dasar negara itu. Berikut sejarah singkatnya.
    Istilah Pancasila mulai diperkenalkan di sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni tahun 1945.
    Pancasila kemudian ditetapkan ditetapkan sebagai dasar negara. Pancasila juga ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
    Berikut sejarah singkat hari lahirnya Pancasila:
    Sidang Pertama BPUPKI
    Dikutip dari website BPIP, Hari Lahir Pancasila bermula dari sidang pertama BPUPKI atau dikenal Dokuritsu Junbi Cosakai. Sidang pertama BPUPKI itu dibuka pada 28 Mei 1945, namun mengenai dasar negara dibahas pada hari berikutnya.
    Adanya sidang ini berawal dari kekalahan Jepang pada perang pasifik, Jepang kemudian berusaha mendapatkan hati rakyat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia dan membentuk sebuah Lembaga yang tugasnya untuk mempersiapkan hal tersebut.
    Lembaga itu dinamai Dokuritsu Junbi Cosakai. Padang singa pertamanya di tanggal 29 Mei 1945 para anggota membahas mengenai tema dasar negara.
    Sidang pertama BPUPKI ini berjalan selama 5 hari. Pada rapat di tanggal 29 Mei 1945, Muhammad Yamin memberikan 2 usulan.
    Lima usulan yang disampaikan Muhammad Yamin sebagai dasar negara yaitu, Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.
    Lahirnya Istilah Pancasila
    Pada 1 Juni 1945, Sukarno menyampaikan gagasan dasar negara yang dinamai Pancasila. Pada hari itu lahirlah istilah Pancasila.
    “Sukarno menyampaikan ide serta gagasannya terkait dasar negara Indonesia, yang dinamai “Pancasila”. Panca artinya lima, sedangkan sila artinya prinsip atau asas,” tulis BPIP melalui laman resminya dilihat detikcom, Senin (31/5/2021).
    Saat itu Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia, yakni Sila pertama “Kebangsaan”, sila kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadilan sosial”, dan sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”.
    Pembentukan Panitia Sembilan
    Guna menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat Undang-Undang Dasar yang berlandaskan kelima asas tersebut, maka BPUPKI membentuk sebuah panitia yang disebut sebagai panitia Sembilan. Berisi Ir. Sukarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.
    Pada 22 Juni 1945, Pancasila dirumuskan dalam Piagam Jakarta (Jakarta Charter).
    18 Agustus 1945 Pancasila Disahkan Sebagai Dasar Negara
    Satu hari setelah kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila dinyatakan sah sebagai dasar negara dalam sidang BPUPKI. Pancasila disetujui ada dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.
    Hari Lahir Pancasila
    Secara resmi, tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila pada 2016 lalu. Saat itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikannya pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung.
    Hari Lahir Pancasila juga diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setiap tanggal 1 Juni kemudian ditetapkan sebagai hari libur nasional.
    (Detik)
  • Kota Tebingtinggi Jadi Tuan Rumah Kejurda PABSI 2021

    Kota Tebingtinggi Jadi Tuan Rumah Kejurda PABSI 2021

    Audiensi Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan (empat dari kiri) didampingi Kadis Kominfo dan Plt Kadispora (2 dan 3 dari kiri) bersama dengan Wakil Ketua Umum Pengprov Sumut, Martin Ginting (5 dari kanan) dan pengurus KONI Tebingtinggi di Ruang Kerja Balai Kota.
    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, menerima audiensi Pengurus Provinsi PABSI (Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia) Sumatera Utara bersama Pengurus KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Tebingtinggi dan PABSI Kota Tebingtinggi, di Ruang Kerja Balai Kota, Senin (31/5/2021).
    Audiensi ini dalam rangka rencana PABSI menggelar Kejuaran Daerah (Kejurda) PABSI se-Sumatera Utara di Kota Tebingtinggi.
    Turut hadir, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian dan Plt Kadispora Sugeng Surya Saragih.
    Dalam arahannya, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, menyampaikan bahwa Kota Tebingtinggi siap menjadi tuan rumah Kejurda PABSI se-Sumatera Utara dengan tetap menjaga protokol kesehatan.
    “Kami siap jadi tuan rumah, cuma kendala Covid-19, kita harus tetap menerapkan disiplin prokes yang ketat. Jangan sampai kegiatan ini yang membikin kerumunan. Oleh karena itu, kita harus menjaga protokol kesehatan,” kata Umar.
    Umar menjelaskan, Pemko Tebingtinggi akan mengadakan pengujian Rapid Antigen secara acak serta menyiapkan tim medis.
    “Ijinkan kami nanti mengadakan pengujian rapid antigen secara acak kepada peserta. Diharap yang datang adalah atlit, pelatih bersama official, tidak ikut suporter dan kita bikin jaga jarak tidak berkerumun, itu yang saya minta dan nanti kita siapkan tim medis dari kami,” tegas Umar.
    Terakhir, Umar menyampaikan 5 hal harus dikendalikan dalam pelaksanaan kegiatan ini, yaitu, sukses pelaksanaan, sukses peserta, sukses pembiayaan dalam pelaksanaan, sukses dalam beritanya, dan sukses prestasi.
    Sementara, Wakil Ketua Umum Pengprov PABSI Sumatera Utara Martin Ginting, mengatakan bahwa audiensi ini guna meminta arahan Wali Kota terkait rencana PABSI menggelar Kejurda di Kota Tebingtinggi.
    “Audiensi ini dalam rangka Kejurda PABSI tanggal 18 dan 19 Juni 2021, tuan rumahnya Tebingtinggi dan mempersiapkan penataran pelatih dan wasit di Tebingtinggi juga, pada tanggal 15 dan 16 Juni 2021. Mohon arahan Pak Wali serta kiranya bisa hadir membuka Kejurda,” tutup Martin. (Rls)
  • Berikut Kronologi Mobil Tercebur ke Danau Toba dan Identitas Korban

    Berikut Kronologi Mobil Tercebur ke Danau Toba dan Identitas Korban

    Korban tewas saat berada di Puskesmas Ajibata
    SAMOSIR (Kliik.id) – Satu unit mobil Avanza BK 1421 QP nyebur ke Danau Toba ketika hendak keluar dari kapal feri Ihan Batak yang baru saja bersandar ke Dermaga Pelabuhan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Samosir, Sumatera Utara, Senin (31/5/3021).
    Peristiwa ini mengakibatkan satu orang tewas, bernama Desy Marizdayani (32), warga Kota Tebingtinggi.
    Sementara, 3 korban selamat yang berada didalam mobil tersebut yakni Hj. Farida (72), warga Kota Tebingtinggi, H. Zulkarnaen (76) warga Kota Tebingtinggi dan Neiny Safrina (33) warga Kota Pematangsiantar.
    Kapolsek Simanindo AKP TL Tobing menjelaskan, kejadian jatuhnya mobil Avanza berawal saat kapal Ihan Batak bersandar di Pelabuhan Ambarita.
    “Kapal mengeluarkan isi muatan sebanyak 6 unit, namun pada saat unit ke 7 yaitu Avanza BK 1421 QP, angin bertiup kencang menggeser kapal, sehingga kapal bergeser dan menyebabkan ramp door kapal Ihan Batak tersebut terputus,” kata AKP TL Tobing saat dikonfirmasi kliik.id, Senin (31/5/2021) malam.

    Kemudian, lanjut TL Tobing, personil pos pelayanan dibantu masyarakat dan lainnya mencoba mengikat mobil tersebut dengan menggunakan tali. Namun, akibat beban terlalu berat menyebabkan mobil menggantung di ramp door kapal dengan kepala mobil arah keatas.
    “Penumpang yang dapat keluar dari dalam mobil sebanyak 3 orang, namun 1 orang tidak dapat keluar, sehingga penumpang tersebut terendam air di dalam mobil kurang lebih 15 menit, menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkapnya.
    Berikut data korban:
    1. NAMA : HJ. FARIDA
    UMUR : SEKIRA 72
    J. KELAMIN : PEREMPUAN
    AGAMA : ISLAM
    ALAMAT : JLN GUNUNG MARTIMBANG III NO 82 KEL RANTAU LABAN KEC. RAMBUTAN KOTA TEBING TINGGI
    2. NAMA : H. ZULKARNAIN TANJUNG
    UMUR : 76 TAHUN
    AGAMA : ISLAM
    J. KELAMIN : LAKI LAKI
    ALAMAT : JLN GUNUNG MARTIMBANG III NO 82 KEL RANTAU LABAN KEC. RAMBUTAN KOTA TEBING TINGGI
    3. NAMA : DESY MARIZDAYANI (KORBAN MD)
    UMUR : 32 TAHUN
    J. KELAMIN : PEREMPUAN
    AGAMA : ISLAM
    ALAMAT : JLN GUNUNG MARTIMBANG III NO 82 KEL RANTAU LABAN KEC. RAMBUTAN KOTA TEBING TINGGI
    4. NAMA : NEINY SAFRINA
    UMUR : 33 TAHUN
    AGAMA : ISLAM
    J. KELAMIN : PEREMPUAN
    ALAMAT : JL. PADANG SIDEMPUAN NO 1 PEMATANG SIANTAR.
    (Redaksi)
  • Berbiaya Rp 32 Milyar, Kualitas Kapal IHAN BATAK Dipertanyakan

    Berbiaya Rp 32 Milyar, Kualitas Kapal IHAN BATAK Dipertanyakan

    Suasana pelabuhan di Danau Toba
    TOBA (Kliik.id) – Pembangunan kapal penyeberangan (KMP) Ihan Batak yang bersumber dari APBN selama 2 tahun anggaran mulai 2017 sampai dengan 2018 berbiaya sebesar Rp.32.045.805.000, mutu dan kualitasnya dipertanyakan.
    Peresmian kapal ini dilakukan pada Sabtu (2/3/2019) lalu di Pelabuhan Feri Ajibata, Kabupaten Samosir.
    Namun, hari ini, Senin (31/5/2021), kapal tersebut telah menelan satu korban nyawa, setelah mobil yang ditumpanginya nyebur ke Danau Toba saat menyeberangi jembatan Ihan Batak menuju dermaga.
    Kwalitas kapal berbiaya Rp 32 milyar itu dipertanyakan salah seorang pengendara B Simbolon (45), yang memilih jasa angkutan KMP Fery Tao Toba, yang berjarak sekitar 1 km dari Dermaga Ihan Batak, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba.
    “Biaya kapal Ihan Batak sebesar Rp 32 milyar lebih, tapi kenapa kwalitasnya seperti itu ya?,” ujarnya.
    Kapal Ivan Batak dibangun oleh PT Dok Bahari Nusantara di Desa Parparean II Porsea Tobasa dengan kapasitas penumpang 280 orang, kendaraan campuran sebanyak 32 unit, serta ABK 10 orang, dengan operator PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Sibolga.
    Akibat dari kejadian tersebut, layanan penumpang dari Pelabuhan Ajibata khusus untuk layanan Feri Ihan Batak, KMP Porapora dan KMP Kaldera dihentikan sementara. (AS)
  • Dirut RSUD Pirngadi Medan Harus Dicopot!

    Dirut RSUD Pirngadi Medan Harus Dicopot!

    Screenshot video viral meninggalnya pasien RSUD Pirngadi Medan, diduga akibat kosongnya tabung oksigen
    MEDAN (Kliik.id) – Pengamat Sosial Tamil Selvan mendesak Wali Kota Medan Bobby Nasution agar segera mencopot Dirut RSUD dr Pirngadi Medan.
    Desakan pencopotan ini terkait dengan kasus viralnya video pasien yang meninggal dunia lantaran diduga tabung oksigen kosong.
    “Saya kira wali kota perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD Pirngadi, bila perlu ada langkah pencopotan guna peningkatan kinerja,” ujar Tamil Selvan kepada wartawan, Senin (31/5/2021).
    Tamil mengatakan, seharusnya manajemen RSUD dr Pirngadi Medan memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kasus ini.

    Bukan malah sibuk melaporkan keluarga pasien.

    Diketahui, pihak manajemen rumah sakit sempat melaporkan perekam video yang merupakan anak dari pasien meninggal. Perekam dianggap memfitnah dengan mengatakan tabung oksigen kosong.
    “Ini zaman keterbukaan informasi publik, saya kira tidak ada yang salah dengan video tersebut. Tinggal pihak RS Pirngadi silahkan melakukan klarifikasi dengan hasil evaluasi medis yang berbasis bukti, biarkan publik yang menilai,” ucap Tamil.
    Tamil mengatakan, tidak seharusnya manajemen RSUD dr Pirngadi Medan membangun narasi seolah-olah ingin mempidanakan keluarga pasien.
    “Seharusnya sebagai institusi medis harus mengedepankan langkah kekeluargaan dan pelayanan publik yang baik, jangan justru alergi dengan kritik dan saran, sebab ini menyangkut nama baik Pemko Medan,” pungkasnya. (Rls)
  • PK Dikabulkan, Rahudman Harahap Siap-siap Bebas dari Penjara

    PK Dikabulkan, Rahudman Harahap Siap-siap Bebas dari Penjara

    Rahudman Harahap. (Foto: ANTARA)
    MEDAN (Kliik.id) – Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap yang terjerat kasus dugaan korupsi pengalihan aset PT KAI di Jalan Jawa Medan dalam waktu dekat akan menikmati kebebasan.
    Pasalnya, permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang disampaikan Rahudman Harahap ke Mahkamah Agung (MA) dikabulkan.
    Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Tanjung Gusta Medan, Arwedi Supriyatno, mengatakan, pihaknya sudah menerima salinan putusan MA melalui email.
    “Kami baru terima dari email, kami terima kutipan dari putusan PK-nya,” kata Arwedi dalam keterangannya, Senin (31/5/2021).
    Meski demikian, kata Arwedi, Rahudman Harahap belum serta merta bisa keluar dari lapas.

    Sebab, pihaknya belum menerima salinan putusan yang asli.

    “Aslinya belum kami terima. Jadi kami masih menunggu,” ujarnya.
    Soal pembebasan Rahudman Harahap, lanjut Arwedi, Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan juga menunggu eksekusi dari jaksa.
    “Kami wajib melihat dulu aslinya, karena kan ini masih kami terima salinannya saja dari email,” ucapnya.
    Diketahui, Rahudman Harahap sempat dua kali terjerat kasus korupsi.

    Pertama, Rahudman Harahap terjerat korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2005.

    Mantan Sekda Tapsel itu kemudian divonis lima tahun penjara pada tahun 2014 karena dinilai merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,59 miliar.
    Kemudian, Rahudman Harahap kembali terjerat kasus dugaan korupsi pengalihan aset PT KAI di Jalan Jawa Medan seluas 7 hektare.
    Tahun 2015, kasus yang turut melibatkan Direktur Utama PT Arga Citra Kharisma (ACK), Handoko Lie itu diusut Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam kasus ini, negara mengalami kerugian Rp 185 miliar.
    Atas kasus ini pula, Rahudman Harahap divonis 10 tahun penjara pada tahun 2017.

    Selama menjalani hukuman kasus pengalihan aset PT KAI ini, Rahudman Harahap kemudian mengajukan PK ke MA.

    Selanjutnya, PK yang diajukan Rahudman Harahap dikabulkan dan dinyatakan bebas. (Rls)
  • Malaysia Akan Lockdown 2 Minggu, Semua Mal Harus Ditutup

    Malaysia Akan Lockdown 2 Minggu, Semua Mal Harus Ditutup

    Malaysia lockdown
    JAKARTA (Kliik.id) – Malaysia akan menerapkan lokcdown (penguncian) nasional selama dua minggu yang akan dimulai pada 1-14 Juni mendatang. Selama lockdown, semua mal harus ditutup, sementara 17 sektor layanan penting akan diizinkan beroperasi.
    Seperti dilansir Channel News Asia, Senin (31/5/2021), sektor-sektor ini termasuk perawatan kesehatan, telekomunikasi dan media, makanan dan minuman, utilitas serta perbankan.
    Pemerintah Malaysia juga akan mengizinkan perusahaan di bawah 12 sektor manufaktur untuk terus beroperasi, seperti manufaktur makanan dan minuman, alat kesehatan, tekstil untuk memproduksi alat pelindung diri serta minyak dan gas. Mereka bisa beroperasi dengan kapasitas 60 persen.
    Dalam jumpa pers, Menteri Senior Keamanan Ismail Sabri Yaakob mengatakan: “Kami berharap sektor manufaktur akan mengikuti perintah pemerintah, karena kami telah memberikan syarat bahwa hanya 60 persen yang bisa bekerja.”
    Dikatakannya, pusat-pusat perbelanjaan harus ditutup, kecuali supermarket dan tempat yang menjual makanan, minuman dan kebutuhan dasar.
    Hanya dua orang dari setiap rumah tangga yang diizinkan keluar untuk membeli kebutuhan pokok atau untuk layanan medis, dengan pergerakan terbatas pada radius 10 km.
    Sebuah pernyataan dari Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional juga mengatakan: “Manufaktur dan sektor jasa terkait manufaktur yang diizinkan untuk beroperasi adalah untuk memastikan gangguan minimal pada rantai pasokan suku cadang penting, komponen dan produk jadi.”
    “Ini penting untuk mendukung kelanjutan operasi infrastruktur kritis dan garis depan seperti keamanan, sistem perawatan kesehatan, informasi dan komunikasi serta memastikan pasokan kebutuhan dasar yang memadai bagi rakyat,” demikian pernyataan kementerian.
    Sebelumnya Kantor Perdana Menteri mengumumkan pada hari Jumat (28/5/2021) bahwa Malaysia akan menerapkan lockdown total dari 1 Juni hingga 14 Juni.
    Jumlah COVID-19 Malaysia terus melonjak, dengan rekor 9.020 kasus baru dan 98 kematian pada hari Sabtu (29/5/2021). Pada Minggu (30/5/2021), ada 6.999 kasus baru. Sejauh ini total ada lebih dari 560.000 kasus infeksi virus Corona di seluruh negeri jiran itu.
    Diakui otoritas Malaysia, peningkatan kasus COVID-19 terjadi usai masa liburan Idul Fitri. Sejak 19 Mei, jumlah kasus baru harian terus berada di atas angka 6.000 kasus. (Detik)