Blog

  • Iman Irdian Saragih Terima Audiensi Al Jam’Iyatul Washliyah Kota Tebingtinggi

    Iman Irdian Saragih Terima Audiensi Al Jam’Iyatul Washliyah Kota Tebingtinggi

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menerima audiensi dari jajaran Pimpinan Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebingtinggi di Kantor Wali Kota lantai 4, Jumat (7/8/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menerima audiensi dari jajaran Pimpinan Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebingtinggi di Kantor Wali Kota lantai 4, Jumat (7/8/2026).

    Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan itu menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara Pemerintah Kota Tebingtinggi dengan organisasi kemasyarakatan Islam dalam mendukung pembangunan daerah.
    Dalam kesempatan itu, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan jajaran (PD) Al Jam’iyatul Washliyah.
    Menurutnya, pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai masukan dan siap berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kemajuan Kota Tebingtinggi.
    “Pemerintah Kota Tebingtinggi menyambut baik audiensi ini. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, keagamaan, dan pembinaan generasi muda,” ujarnya.
    Irdian juga menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung program-program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat.
    Sementara itu, jajaran PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Tebingtinggi menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kota Tebingtinggi.
    Mereka berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan demi memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
    Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi diskusi, penyampaian sejumlah masukan dan harapan, serta foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Tebingtinggi dan Al Jam’iyatul Washliyah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
    Turut mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Faisal Ahmad. (Red)
  • Audiensi ke Wali Kota, DPC PKB Tebingtinggi Perkenalkan Pengurus Baru dan Siap Bersinergi

    Audiensi ke Wali Kota, DPC PKB Tebingtinggi Perkenalkan Pengurus Baru dan Siap Bersinergi

    DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tebingtinggi periode 2026-2031 melakukan audiensi dengan Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, di Kantor Wali Kota Lantai 4, Jumat (7/8/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tebingtinggi periode 2026-2031 melakukan audiensi dengan Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih, di Kantor Wali Kota Lantai 4, Jumat (7/8/2026).

    Audiensi tersebut dipimpin Ketua DPC PKB Kota Tebingtinggi M. Ansari Akbar didampingi Sekretaris Zainal, Bendahara M. Arief, jajaran Dewan Syura, serta para pengurus DPC PKB lainnya.
    Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat membangun sinergi antara partai politik dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi.
    Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus DPC PKB Kota Tebingtinggi yang baru dilantik.
    Irdian berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
    “Saya mengucapkan selamat kepada Ketua, Sekretaris, Bendahara beserta seluruh jajaran pengurus yang telah dipercaya memimpin DPC PKB Kota Tebingtinggi. Semoga amanah dalam menjalankan tugas-tugas partai dan senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat,” ujarnya.
    Irdian juga mengapresiasi kehadiran jajaran DPC PKB yang datang untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota.
    Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen politik sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah serta mempercepat pembangunan.
    “Kami berharap PKB dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi. Jangan sampai komunikasi terputus. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan, baik internal maupun eksternal, demi kepentingan masyarakat,” katanya.
    Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Tebingtinggi M. Ansari Akbar menyampaikan bahwa kepengurusan DPC PKB periode 2026–2031 telah resmi menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB setelah dilantik pada 22 Juli 2026 di Jakarta.
    Ansari menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus mempererat hubungan dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi.
    “Kami berharap PKB Kota Tebingtinggi dapat terus bersinergi bersama Pemerintah Kota dalam mewujudkan Tebingtinggi yang sejahtera, maju, dan amanah. Kami juga siap menerima arahan serta masukan dari Bapak Wali Kota sebagai bekal dalam menjalankan roda organisasi ke depan,” ungkapnya.
    Irdian menambahkan, kepengurusan PKB saat ini diisi banyak generasi muda yang diharapkan mampu membawa semangat baru dalam membesarkan partai.
    Menurutnya, PKB berkomitmen untuk terus melakukan regenerasi organisasi serta meningkatkan peran politik yang konstruktif bagi masyarakat.
    Ansari juga menyampaikan rencana pelantikan kepengurusan struktural PKB hingga tingkat kecamatan dan ranting yang diperkirakan berlangsung pada Oktober atau November 2026.
    Pada kesempatan tersebut, pihaknya berharap Wali Kota Tebingtinggi dapat hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.
    Menutup pertemuan, Wali Kota kembali menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antara Pemerintah Kota dan seluruh unsur politik demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Tebingtinggi.
    “Semoga sinergi ini terus terjalin dengan baik. Pemerintah Kota terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi dengan semua pihak demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Kota Tebingtinggi,” tutupnya.
    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ramadhan Barqah Pulungan. (Red)
  • Polrestabes Medan Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Barang Ilegal, Bukti Nyata Penegakan Hukum Secara Transparan

    Polrestabes Medan Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Barang Ilegal, Bukti Nyata Penegakan Hukum Secara Transparan

    Medan, (kliik.id) – Polrestabes Medan secara resmi memusnahkan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan berbagai kasus tindak pidana, terutama narkotika dan barang-barang ilegal, yang berhasil diamankan petugas di seluruh wilayah hukumnya. Kegiatan pemusnahan dilakukan secara terbuka dan transparan di halaman Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, pada Kamis (6/8/2026).

     

    Keterangan pers disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol J. Calvin Simanjuntak, yang memimpin jalannya proses pemusnahan barang bukti.

     

    Barang bukti yang dimusnahkan meliputi narkotika jenis sabu, ganja, dan ekstasi, serta minuman keras ilegal dan berbagai peralatan perjudian. Selain itu, turut dimusnahkan sejumlah perangkat kamera pengawas (CCTV) yang dipasang oleh pelaku di lokasi-lokasi kejahatan. Kombes Pol J. Calvin Simanjuntak menjelaskan bahwa perangkat CCTV tersebut sengaja dipasang pelaku—terutama di lokasi peredaran narkotika—untuk memantau pergerakan aparat penegak hukum. Keberadaan perangkat tersebut sempat menjadi kendala saat pelaksanaan penggerebekan, sehingga ikut diamankan dan dimusnahkan bersama barang bukti lainnya.

     

    Sebagian besar narkotika disita dari kawasan Jermal dan Mencirim. Hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian mengindikasikan bahwa sebagian besar barang haram tersebut diduga berasal dari luar negeri, yakni Malaysia, Singapura, dan Tiongkok.

     

    “Melalui berbagai upaya penindakan yang telah dilakukan, Polrestabes Medan berhasil mengungkap jaringan kejahatan tersebut dan menangkap para pelakunya. Seluruh tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kombes Pol J. Calvin Simanjuntak dalam keterangannya.

     

    Selain narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah senjata api laras panjang beserta kelengkapannya, serta minuman beralkohol ilegal yang diduga masuk ke wilayah Indonesia tanpa dokumen dan izin resmi. Barang-barang ilegal yang berkaitan dengan urusan kepabeanan telah diserahkan kepada pihak Bea Cukai untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh tersangka yang terlibat telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Medan untuk diproses lebih lanjut hingga memasuki tahap persidangan di Pengadilan Negeri Medan.

     

    Dalam kesempatan yang sama, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara juga memaparkan hasil penyitaan sejumlah sabu dan ekstasi yang merupakan barang bukti dari kasus peredaran gelap narkotika yang telah ditangani.

     

    Kegiatan pemusnahan barang bukti ini berlangsung secara resmi dan dihadiri oleh perwakilan Wali Kota Medan, Komandan Kodim 0201/Medan, perwakilan Kantor Bea Cukai Belawan, Kepala BNNP Sumatera Utara, Jaksa Kepala Kejaksaan Negeri Medan beserta jajarannya, pimpinan dan pejabat di lingkungan Polrestabes Medan, para Kepala Seksi Polisi (Kapolsek) se-wilayah hukum Polrestabes Medan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

     

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antarlembaga penegak hukum dalam menindak tegas peredaran barang terlarang sekaligus menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan barang bukti kepada masyarakat luas.(InS/79)

  • Lahirkan Generasi Bebas Stunting, Wali Kota Tebingtinggi Dorong Optimalisasi SP3 Catin

    Lahirkan Generasi Bebas Stunting, Wali Kota Tebingtinggi Dorong Optimalisasi SP3 Catin

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menjadi narasumber dalam dialog podcast bertajuk “SP3 Catin, Langkah Awal Wujudkan Generasi Bebas Stunting” di Radio DIS FM, Jalan Yos Sudarso, Kamis (6/8/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menegaskan pentingnya Standar Pelayanan Prosedur Perkawinan bagi Calon Pengantin (SP3 Catin).

    Aturan ini sebagai langkah penting dalam membantu calon pengantin mendeteksi penyakit, memperbaiki status gizi, serta memahami perawatan kehamilan yang sehat agar bayi lahir normal dan tumbuh optimal.
    Hal tersebut disampaikan Irdian saat menjadi narasumber dalam dialog podcast bertajuk “SP3 Catin, Langkah Awal Wujudkan Generasi Bebas Stunting” di Radio DIS FM, Jalan Yos Sudarso, Kamis (6/8/2026).
    “SP3 Catin juga menjadi wadah edukasi bagi calon pengantin agar menunda kehamilan sampai usia 21 tahun dan menjaga jarak kehamilan,” ujarnya.
    Irdian mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi telah memiliki payung hukum yang kuat terkait program ini melalui Peraturan Wali Kota Nomor 25 Tahun 2019 tentang SP3 Catin.
    Melalui kesempatan tersebut, dia berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya mempersiapkan kesehatan sejak sebelum jenjang pernikahan.
    “Kami berharap, masyarakat dapat mendukung penuh keberlangsungan program ini dengan aktif mengikuti sosialisasi, memanfaatkan layanan yang tersedia, serta menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga,” katanya.
    Dalam dialog yang sama, Kepala BNNK Tebingtinggi AKBP DR. Rohim M. Gultom menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam menghadirkan pelayanan langsung yang menyentuh masyarakat.
    Rohim membeberkan bahwa sinergi antara Pemko, Dinas Kesehatan, Dinas PPKB, dan BNNK Tebingtinggi telah menghasilkan progres signifikan sepanjang tahun 2026.
    “Melalui sinergi ini, sejak Januari hingga awal Agustus 2026, telah dilaksanakan 55 kali kegiatan tes urine bagi calon pengantin. Dari 1.349 calon pengantin, sebanyak 1.025 orang telah menjalani tes urine, dan 30 orang terindikasi positif sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut melalui asesmen dan pelayanan rehabilitasi sesuai kebutuhan,” ucapnya.
    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian menjelaskan mekanisme dan persyaratan administratif untuk mengikuti program SP3 Catin.
    Bagi calon pengantin asal Kota Tebingtinggi, syarat yang dibutuhkan mencakup surat pengantar dari kantor lurah, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, dan pasfoto ukuran 2×3.
    Sedangkan bagi calon pengantin dari luar daerah yang akan melangsungkan pernikahan di Tebingtinggi, dokumen yang diperlukan meliputi surat pengantar KUA lokasi pernikahan, fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan pasfoto 2×3.
    “Jika catin non-muslim yang sudah melangsungkan pernikahan dan akan mencatatkan pernikahannya, maka syaratnya surat pengantar dari Disdukcapil, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, dan pasfoto 2×3,” ujar Dedi.
    Menutup perbincangan, Kepala Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi Ghazali Rahman yang juga selaku narasumber, memaparkan strategi komunikasi publik yang dilakukan jajarannya.
    Pihaknya memanfaatkan perpaduan media sosial dan media konvensional untuk menyebarluaskan informasi seputar SP3 Catin secara masif.
    Ghazali menambahkan bahwa kanal media sosial Pemko Tebingtinggi dimaksimalkan untuk menjangkau generasi muda melalui konten-konten yang komunikatif, visual, dan interaktif, sembari terus mengedepankan literasi digital terkait pencegahan stunting sejak dini.
    “Kominfo juga mengedepankan literasi digital dengan mengajak masyarakat memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Dengan komunikasi yang terarah, Dinas Kominfo ingin memastikan bahwa setiap calon pengantin memahami pentingnya kesehatan sebelum menikah, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri dalam menjalani rumah tangga dengan baik untuk melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Dedi. (Red)
  • Wali Kota Tebingtinggi Hadiri Kampanye dan Germas, Ungkap Angka Stunting Turun

    Wali Kota Tebingtinggi Hadiri Kampanye dan Germas, Ungkap Angka Stunting Turun

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menghadiri kegiatan Kampanye dan Germas (Pergerakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat), Dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tahun 2026, Kamis (6/8/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menghadiri kegiatan Kampanye dan Germas (Pergerakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat), Dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tahun 2026, Kamis (6/8/2026) di Puskesmas Pembantu Persiakan, Jalan Pulau Sumbawa, Gang Madura.

    Kehadiran Irdian didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Erwin Suheri Damanik dan Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian Saragih.
    Menyampaikan sambutan, Irdian mengapresiasi atas menurunnya angka stunting secara signifikan di Kota Tebingtinggi.
    “Dari 2,1 persen (tahun 2023) menjadi 1,5 persen (tahun 2025), ini angka sangat signifikan, alhamdulillah. Ini tidak lepas doa dan dukungan bapak ibu sekalian, seluruh stakeholder,” ujarnya.
    Irdian menjelaskan Germas memiliki peran yang sangat strategis. Pencegahan stunting dimulai dari keluarga yang sehat, ibu yang sehat pada saat sebelum dan selama masa kehamilan.
    Bayi yang mendapatkan ASI yang eksklusif, balita yang memperoleh asupan gizi seimbang, imunisasi lengkap, pemantauan pertumbuhan secara rutin serta lingkungan dengan sanitasi yang baik.
    “Seluruh upaya tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi Germas,” jelasnya.
    Irdian juga berharap, tetap terjalinnya kolaborasi yang baik dari seluruh stakeholder dalam Germas dan upaya pencegahan stunting.
    “Tolong hadir di tengah-tengah masyarakat, bersama kader Posyandu dilibatkan. Dengan memohon ridho dari Allah SWT, kegiatan ini saya buka dengan resmi dan terbuka untuk umum,” ungkapnya.
    Sebelumnya, Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi Fitri Sari Saragih selaku ketua panitia mengungkapkan, bahwa prelevansi angka stunting di Kota Tebingtinggi telah mengalami penurunan.
    “Tahun 2023 sebanyak 2,1 persen, tahun 2024 1,7 persen dan tahun 2025 sebanyak 1,5 persen. Hal ini tentu tidak lepas dari arahan dan bimbingan bapak wali kota beserta seluruh stakeholder serta dinas terkait yang beririsan dengan upaya pencegahan stunting ini,” ungkap Fitri.
    Adapun tujuan kegiatan ini, kata Fitri, untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan peran aktif pemerintah, masyarakat dan seluruh pihak terkait melalui pergerakan Germas dalam mendukung penurunan dan pencegahan stunting di Kota Tebingtinggi.
    Kegiatan dirangkai dengan penyerahan vitamin dan peninjauan CKG (Cek Kesehatan Gratis) pelayanan posyandu di Pustu Persiakan dilanjutkan berfoto bersama.
    Turut hadir, Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf Purba beserta Lurah se-Kecamatan Padang Hulu. (Red)
  • Pemko Tebingtinggi Komitmen Percepatan Turunkan Stunting

    Pemko Tebingtinggi Komitmen Percepatan Turunkan Stunting

    Sekda Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik memberikan sambutan pada kegiatan Orientasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Berisiko Stunting dan pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) di Aula Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, Rabu (5/8/2026).


    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menegaskan komitmennya dalam percepatan penurunan stunting melalui kegiatan Orientasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Berisiko Stunting dan pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) di Aula Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, Rabu (5/8/2026).

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik dalam sambutannya menyampaikan periode 1000 hari pertama kehidupan merupakan masa emas pertumbuhan anak.

    Pada masa ini seluruh pihak harus turut serta karena jika terjadi kekurangan gizi kronis pada bayi, maka risiko stunting dalam tumbuh kembang dan produktivitas anak di masa depan akan meningkat.
    “Semua pihak harus memahami bahwa pencegahan stunting adalah investasi jangka panjang untuk generasi masa depan,” ujar Erwin.
    Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh camat dan lurah se-Kota Tebingtinggi ini menjadi bukti bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan tetapi juga merupakan sinergi bersama lintas sektor.
    Angka stunting di Kota Tebingtinggi berdasarkan aplikasi e-PPGBM menunjukkan penurunan dari 1,53% pada tahun 2025 menjadi 1,44% di tahun 2026.
    Laporan SIGIZIKESGA Juni 2026 mencatat dari 9.222 balita yang diukur, terdapat 123 balita stunting.
    Salah satu Kader Posyandu di Kota Tebingtinggi mengatakan pemeriksaan secara rutin terus dilakukan dengan pengukuran yang optimal.
    “Kami berusaha memastikan semua balita datang ke Posyandu. Kalau ada yang berat badannya tidak naik, langsung kami rujuk ke puskesmas,” ujar Kader Posyandu.
    Program ISPS (Intervensi Serentak Pencegahan Stunting) adalah gerakan nasional yang diluncurkan pemerintah untuk mempercepat penurunan angka stunting dengan target prevalensi turun menjadi 17,5% pada tahun 2026.
    Program ini menekankan intervensi gizi, pemantauan tumbuh kembang balita, serta edukasi ibu hamil dan keluarga secara serentak di seluruh daerah.
    Target pengukuran yang dilakukan pada Program ISPS yaitu
    – 100% ibu hamil diukur lingkar lengan atas (LiLA).
    – 100% balita ditimbang dan diukur panjang/tinggi badan dengan antropometri terstandar.
    – 100% kasus gizi bermasalah dirujuk ke puskesmas untuk intervensi segera.
    – 100% edukasi pencegahan stunting diberikan kepada ibu hamil dan balita.
    Selain itu, strategi 10 Pasti dalam ISPS memastikan pendataan menyeluruh, ketersediaan alat antropometri terstandar, pemberian kapsul vitamin A dan obat cacing, pencatatan ke SIGIZIKESGA, hingga monitoring dan evaluasi rutin.
    Pelaksanaan ISPS mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan, Kemendagri, BKKBN, Kementerian Desa, hingga Bappenas dalam bentuk bantuan sosial tunai/non tunai bagi keluarga miskin dengan balita bermasalah gizi, akses sanitasi dan air bersih dari Kementerian PUPR, Program sembako dan PKH dari Kementerian Sosial serta Jaminan kesehatan melalui PBI JKN.
    Dengan adanya penurunan angka stunting dan pelaksanaan ISPS secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Tebingtinggi meyakini langkah ini akan menjadi instrumen strategis dalam mempercepat pencapaian target penurunan stunting.
    “Harapan besar kami adalah terwujudnya generasi Kota Tebingtinggi yang bebas dari stunting, sehat, cerdas, dan produktif, sehingga mampu menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah dan masa depan bangsa,” kata Erwin pada akhir kegiatan. (Red)
  • Bareng Kapolres dan Dandim, Wali Kota Tebingtinggi Jamu Taruna AKPOL di Rumah Dinas

    Bareng Kapolres dan Dandim, Wali Kota Tebingtinggi Jamu Taruna AKPOL di Rumah Dinas

     

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih bersama Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya dan Dandim 0204/DS Letkol Arh Agung Pujiantoro menjamu rombongan Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) di rumah dinas wali kota, Jalan Sutomo, Rabu (5/8/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih bersama Kapolres Tebingtinggi AKBP Rina Frillya dan Dandim 0204/DS Letkol Arh Agung Pujiantoro menjamu rombongan Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) di rumah dinas wali kota, Jalan Sutomo, Rabu (5/8/2026).

    Kehadiran para taruna AKPOL ini merupakan bagian dari agenda sharing knowledge dan pembinaan kepada siswa di SMRA 3 Tebingtinggi, dengan tujuan menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
    Dalam kesempatan ini, Wali Kota Iman Irdian Saragih menyampaikan rasa bangga atas kunjungan para taruna AKPOL ke Kota Tebingtinggi.
    “Kehadiran adik-adik Taruna AKPOL di tengah masyarakat kita adalah kesempatan berharga untuk menularkan semangat disiplin, kepemimpinan, dan pengabdian. Nilai-nilai ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.
    Irdian menjelaskan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam mendukung pembinaan generasi muda.
    “Kami berharap interaksi ini dapat menginspirasi para siswa untuk lebih giat belajar, berdisiplin, dan siap mengabdi bagi bangsa dan negara,” katanya.
    Dandim 0204/DS dan Kapolres Tebingtinggi turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter generasi muda.
    Kehadiran para taruna AKPOL di sekolah, menurut mereka, menjadi teladan nyata tentang pentingnya kolaborasi dan semangat kebersamaan.
    Turut hadir dalam kegiatan ini, Pabung 0204/DS Kapten Inf P.M Simanjuntak, Sekda Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, Kabag SDM Polres Tebingtinggi AKP Farha, Kadis Kesehatan Fitri Sari Saragih, Plt Kadis Sosial Tigahara Hasibuan dan Kabag Protokol Faisal Ahmad. (Red)
  • Sat Reskrim Polres Tebingtinggi Selesaikan Kasus Pengeroyokan Melalui Restorative Justice

    Sat Reskrim Polres Tebingtinggi Selesaikan Kasus Pengeroyokan Melalui Restorative Justice

     

    Sat Reskrim Polres Tebingtinggi menyelesaikan kasus pengeroyokan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Sat Reskrim Polres Tebingtinggi menyelesaikan kasus pengeroyokan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) setelah korban dan terlapor sepakat berdamai.

    Kesepakatan tersebut terjadi dalam mediasi yang dilaksanakan berdasarkan permohonan kedua belah pihak, Senin (3/8/2026).
    Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi Iptu Herikson Parulian Siahaan mengatakan penyelesaian perkara melalui restorative justice ini mengedepankan penyelesaian secara damai dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.
    “Setelah dilakukan mediasi, korban dan kedua terlapor sepakat berdamai, sehingga korban mencabut laporannya dan perkara diselesaikan melalui mekanisme restorative justice,” ujar Herikson, Rabu (5/8/2026).
    Dia menjelaskan kasus ini bermula pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Suprapto, Kota Tebingtinggi.
    Saat itu korban bernama Gilang, 23, yang merupakan anggota Polri menjadi korban pengeroyokan setelah terjadi perselisihan dengan seorang juru parkir berinisial A, 36, yang turut dibantu rekannya MF.
    Dalam peristiwa tersebut, terlapor A melakukan pemukulan terhadap korban. Tidak lama kemudian, MF turut melakukan pemukulan sehingga korban mengalami luka- luka.
    Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Tebingtinggi memfasilitasi mediasi yang dipimpin Kasat Reskrim Iptu Herikson Parulian Siahaan didampingi Kanit Provos Sat Brimob Iptu Hendri Sitepu dan Kanit Tipidter Ipda N.J. Silalahi.
    Melalui proses mediasi, korban dan kedua terlapor sepakat untuk berdamai. Korban kemudian mencabut laporannya sehingga penyelesaian perkara ditempuh melalui restorative justice sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)
  • Wali Kota Dampingi Dandim 0204/DS Tinjau Kunjungan Taruna AKPOL di Sekolah Rakyat Tebingtinggi

    Wali Kota Dampingi Dandim 0204/DS Tinjau Kunjungan Taruna AKPOL di Sekolah Rakyat Tebingtinggi

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih mendampingi Damdim 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro dalam kegiatan kunjungan Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 3 Kota Tebingtinggi, Jalan Gunung Leuser BP-7, Kecamatan Rambutan, Selasa (4/8/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih mendampingi Komandan Kodim (Damdim) 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro dalam kegiatan kunjungan Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 3 Kota Tebingtinggi, Jalan Gunung Leuser BP-7, Kecamatan Rambutan, Selasa (4/8/2026).

    Dalam sambutannya, Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih mengatakan kegiatan ini menjadi fondasi bagi siswa untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab serta bekal dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkarakter.
    “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Kehadiran Taruna AKPOL di SRMA 3 menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Tebingtinggi, khususnya bagi para siswa yang sedang menempuh pendidikan di sekolah rakyat ini,” ujarnya.
    Irdian mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi terus berupaya bekerja sama dengan instansi vertikal dan pemerintah pusat untuk dapat membuka lokasi Sekolah Rakyat yang lain di Kota Tebingtinggi.
    “Harapannya agar semakin banyak anak-anak yang dapat menikmati pendidikan berkualitas sesuai program nasional yang diusung Bapak Presiden Prabowo,” katanya.
    Sementara itu, Kepala Sekolah SRMA 3 Kota Tebingtinggi Khairul Anwar Lubis menjelaskan kegiatan kunjungan Taruna AKPOL bertujuan untuk pembinaan kedisiplinan, karakter, dan kepribadian siswa.
    “Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan nusantara, bela negara, serta keterampilan pramuka yang sangat bermanfaat bagi pembentukan generasi muda yang tangguh,” ungkapnya.
    Dandim 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro dalam kesempatan tersebut menyampaikan kedatangannya bertujuan untuk meninjau secara langsung kegiatan Kunjungan Taruna yang sedang terlaksana di seluruh Sekolah Rakyat Indonesia, khususnya yang berlokasi di Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdangbedagai.
    “Kami berharap kegiatan ini dapat membangun motivasi, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta semangat bela negara kepada seluruh siswa SRMA 3 Kota Tebingtinggi,” ujar Dandim.
    Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Kota Tebingtinggi dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal dan masyarakat.
    Kehadiran Taruna AKPOL di sekolah rakyat tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang akan menjadi bekal berharga bagi para siswa di masa depan.
    Turut hadir pada kegiatan ini, Pabung Kodim 0204/DS Kapten Inf PM Simanjuntak, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Lidya, Kabag SDM Polres Tebingtinggi AKP Farha, Kapolsek Rambutan AKP Darma Indrajaya serta jajaran forkopimda dan pimpinan OPD. (Red)
  • Wali Kota Tebingtinggi Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Wali Kota Tebingtinggi Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menyampaikan Nota Pengantar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tebingtinggi, Senin (3/8/2026).

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menyampaikan Nota Pengantar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tebingtinggi, Senin (3/8/2026).

    Agenda ini dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, serta insan pers.
    Sidang paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Tebingtinggi Sakti Khadaffi Nasution, bersama Wakil Ketua I Muhammad lkhwan dan Wakil Ketua Il Husein.
    Dalam sambutannya, Wali Kota Iman Irdian Saragih menegaskan bahwa penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban APBD merupakan amanat undang-undang sekaligus bentuk akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat.
    “Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD pada dasarnya adalah laporan atas realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah selama tahun anggaran 2025,” ujarnya.
    Irdian memaparkan target pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp 720,59 miliar berhasil direalisasikan sebesar Rp 717,45 miliar atau 99,56 persen.
    Sementara itu, belanja daerah dari target Rp 734,76 miliar terealisasi Rp 672,79 miliar atau 91,57 persen.
    “Capaian ini menunjukkan kinerja positif sekaligus bukti komitmen pemerintah dalam mengelola keuangan daerah secara transparan dan bertanggung jawab,” katanya.
    Selain itu, kata Irdian, Pemerintah Kota Tebingtinggi juga berhasil meraih sejumlah penghargaan sepanjang tahun 2025, diantaranya Apresiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara, penghargaan keterbukaan informasi publik sebagai badan publik informatif, serta insentif fiskal dari Kementerian Keuangan RI.
    “Prestasi yang kita raih merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPRD, ASN, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah mendukung kebijakan pemerintah,” ungkapnya.
    Rapat Paripurna ini menjadi bagian dari tahapan pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 yang selanjutnya akan dibahas bersama komisi-komisi DPRD.
    Irdian berharap dukungan penuh dari legislatif agar Ranperda ini dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
    “Kami sangat mengharapkan masukan konstruktif dari anggota dewan demi penyempurnaan materi Ranperda ini, sehingga dapat menjadi landasan kuat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Tebingtinggi,” tutupnya.
    Rapat Paripurna ini dihadiri oleh Kasi Intelijen Sai Sintong Purba (mewakili Kajari), Pabung 0204/DS Kapten Inf PM Simanjuntak, Kasat Intelkam Polres Tebingtinggi AKP Andi Sujenderal (mewakili Kapolres), Sekda Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Kabag, Lurah, perwakilan insan pers, dan tamu undangan lainnya. (Red)