Blog

  • Kantor Wali Kota Medan Jadi Destinasi Wisata Baru, Ada Kuliner dan Pertunjukan Seni

    Kantor Wali Kota Medan Jadi Destinasi Wisata Baru, Ada Kuliner dan Pertunjukan Seni

    Kantor Wali Kota Medan terbuka untuk umum setiap Hari Sabtu malam.

    MEDAN (Kliik.id) – Wali Kota Medan Bobby Nasution mempersilahkan warga Medan untuk datang ke Balai Kota di Jalan Maulana Lubis, setiap Sabtu malam.

    Warga Medan punya opsi baru untuk jalan-jalan. Sebab kini Kantor Wali Kota Medan terbuka untuk umum setiap akhir pekan. Disana, warga Medan bisa berkuliner ria sembari menonton pertunjukan budaya, musik dan lainnya.
    “Setiap Sabtu malam, masyarakat kota Medan dapat berkunjung ke Pekan Kuliner Kondang di Kantor Wali Kota Medan, sambil mencicipi kuliner dari UMKM Medan sekaligus menyaksikan pertunjukan seni dan budaya serta aktivitas ekonomi kreatif,” ujar Bobby dalam keterangannya, Sabtu (20/11/2021) malam.
    Dikatakan Bobby, pekan kuliner kondang dengan suasana baru ini adalah sebagai upaya Pemko Medan dalam membangkitkan perekonomian dan mendukung UMKM.
    “Kita support pelaku UMKM, kita mau bangkitkan ekonomi di masa pandemi ini. Di samping itu kita juga mau berikan suasana baru kepada masyarakat Medan,” katanya.
    Namun, even yang bagian dari Pekan Kuliner Kondang (PKK) itu hanya boleh dikunjungi warga yang telah vaksin dan punya aplikasi PeduliLindungi.
    “Jumlah pengunjung tentunya kita batasi. Prokes wajib, vaksin wajib, PeduliLindungi wajib. Jangan lengah,” kata menantu Presiden Jokowi ini.
    Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriono menjelaskan, kegiatan di Kantor Wali Kota Medan adalah bagian dari rangkaian PKK. Namun lebih mengedepankan seni pertunjukan yang disesuaikan kondisi saat ini.
    “Kita juga launching senam kolaborasi Medan. Sebelumnya ada pertunjukan musik, dance dan video mapping dengan latar kantor wali kota,” kata Agus.
    Untuk memanjakan lidah pengunjung di Kantor Wali Kota terparkir tiga food truck dan empat stand kuliner.
    “Kebijakan yang ditetapkan oleh Wali Kota Medan malam ini adalah membuka halaman kantor Wali Kota Medan sebagai destinasi wisata baru. Akan ada pertunjukan seni budaya dan ekonomi kreatif setiap akhir pekan (Sabtu malam),” pungkasnya. (Rls)
  • Sat Lantas Polres Tebingtinggi Ingatkan Pengendara Tertib Lalulintas dan Taat Prokes

    Sat Lantas Polres Tebingtinggi Ingatkan Pengendara Tertib Lalulintas dan Taat Prokes

    Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Dhoraria Simanjuntak mengingatkan pengendara agar tertib berlalulintas.

    TEBINGTINGGI (Kliik.id) – Satuan Lantas Polres Tebingtinggi melaksanakan kegiatan Ops Zebra Toba 2021 di kawasan Simpang Beo, Jalan Yos Sudarso, Kota Tebingtinggi, Sabtu (20/11/2021) siang.

    Dalam kegiatan ini, petugas Sat Lantas memberikan masker kepada masyarakat dan pengendara yang melintas. Hal ini sebagai salah satu bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Tebingtinggi.
    Selain itu, petugas juga memberikan bunga tangkai kepada pengendara roda dua sebagai bentuk simpatik karena pengendara tersebut peduli akan keselamatan berlalu lintas dengan memakai helm, masker, kaca spion, SIM dan STNK lengkap.
    Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Dhoraria Simanjuntak menghimbau masyarakat pengguna jalan raya agar selalu patuh peraturan rambu-rambu lalu lintas.
    “Kegiatan ini guna terciptanya Kamseltibcar Lantas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi,” ujar Dhoraria kepada Kliik.id.
    Dhoraria mengingatkan agar masyarakat pengguna jalan mengetahui pelaksanaan Ops Zebra Toba 2021.
    “Masyarakat pengguna jalan raya harus patuh dan taat akan tertib berlalulintas di jalan raya,” katanya. (Rls)
  • Diduga Gangguan Jiwa, Ayah di Nias Bunuh Anak Kandung dan Gorok Leher Sendiri

    Diduga Gangguan Jiwa, Ayah di Nias Bunuh Anak Kandung dan Gorok Leher Sendiri

    Kapolres Nias AKBP Wawan Irawan memaparkan kasus ayah bunuh anak kandung. 

    NIAS (Kliik.id) – Seorang ayah tega membunuh anak kandungnya sendiri berusia 4 tahun di Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara.

    Peristiwa itu terjadi pada Jumat (19/11/2021) pukul 03.40 WIB. Pelaku berinisal AZ alias Ama Enjel (40), warga Dusun I Bawadesolo, Kecamatan Gunung Sitoli, Kota Gunung Sitoli, tega membunuh anak kandungnya sendiri berinisal ASZ (4) saat berada di dalam kamar.
    Pelaku hanya tinggal bersama kedua anaknya usai bercerai dengan istrinya pada 2018 lalu. Usai melakukan aksinya itu, pelaku juga sempat melukai tubuhnya sendiri.
    Kapolres Nias, AKBP Wawan Irawan, menjelaskan, dari hasil keterangan warga dan keluarga pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.
    “Menurut keterangan keluarganya, pelaku memiliki penyakit ayan dan gangguan jiwa,” ujar Wawan kepada wartawan, Sabtu (20/11/2021) siang.
    Wawan menceritakan, usai membunuh anaknya, pelaku yang bekerja sebagai petani juga melukai tubuhnya di bagian leher.
    “Pelaku belum bisa diinterogasi karena kondisi pita suara pelaku yang robek usai percobaan bunuh dirinya,” kata Wawan.
    Wawan menjelaskan, kejadian diketahui saat pelaku keluar kamar dengan kondisi berdarah. Warga yang curiga melihatnya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
    “Kejadian diketahui setelah seorang warga melihat pelaku mondar mandir di depan rumahnya sambil mengerang kesakitan. Warga melihat pakaian yang digunakan pelaku bersimbah darah,” katanya.
    Warga yang curiga kemudian mendatangi rumahnya dan melihat di kamar tersebut bahwa korban meninggal dunia dalam kondisi luka parah di sekujur tubuh.
    “Kondisi korban mengalami luka robek pada bagian leher depan, luka robek pada bagian perut depan dan luka robek pada lutut kaki sebelah kiri,” jelas Wawan.
    Wawan menjelaskan bahwa petugas langsung mengamankan pelaku dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Thomsen.
    “Pelaku juga kita bawa ke rumah sakit untuk diobati karena telah terluka di bagian leher depan yang diduga akibat perbuatannya sendiri dan kemudian mayat korban dibawa ke RSUD dr M Thomsen. Kita juga mengamankan barang bukti sebilah parang yang diduga alat yang digunakan oleh pelaku,” ujarnya.
    Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 44 ayat (3) tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Jo Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara. (Rls)
  • Kesawan City Walk Medan Dibuka, Prokes Ketat dan Pembayaran Kuliner Sistem Cashless

    Kesawan City Walk Medan Dibuka, Prokes Ketat dan Pembayaran Kuliner Sistem Cashless

    Pembukaan kembali Kesawan City Walk Kota Medan.

    MEDAN (Kliik.id) – Pertunjukan Maping Visual berlatar gedung bersejarah Kota Medan, Warenhuis menandai dibukanya kembali Kesawan City Walk (KCW) dan Pekan Kuliner Kondang (PKK) Jumat (19/11/2021) malam.

    Dalam pembukaan ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution tampak hadir bersama istrinya Kahiyang Ayu.
    Sebelum menyaksikan pertunjukan maping visual tersebut, Bobby melihat-lihat stand yang berjumlah sekitar 60 stand beragam kuliner. Mulai kuliner khas lokal Medan hingga kuliner mancanegara tersedia.
    Pada salah satu stand, Bobby bersama Kahiyang dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mencicipi salah satu kuliner.
    “Ini bayarnya cashless ya. Jadi bisa via Qris. Ada diskon up to 60 persen juga,” ujar Bobby. 
    Memang sejatinya, salah satu maksud digelarnya kembali KCW dan PKK adalah untuk mengedukasi masyarakat dan pelaku UMKM agar melek digitalisasi. Hal itu ternyata memang sesuai dengan visi mayoritas pedagang.
    Salah satu peserta stand kuliner, Ina Nasution, yang menjual masakan khas Jepang bernama Mentai Keiko lebih suka menerima cashless.
    “Apalagi pandemi kan, lebih aman non tunai. Jadi even ini pas sekali, kita pelaku UMKM bisa kembali aktif. Alhamdulillah dalam lima jam saja laku hampir 30 porsi,” kata Ina.
    Meski begitu diminati masyarakat Medan, Bobby mewanti agar pelaksanaan even ini benar-benar taat protokol kesehatan. Dari Jalan Ahmad Yani hingga Warenhuis bisa menampung sebanyak 3.500 pengunjung.
    “Namun kita batasi hanya maksimal 2.000 pengunjung. Itu bisa kita cek lewat aplikasi PeduliLindungi. Itu wajib ya. Masyarakat datang harus sudah vaksin dan harus dicek PeduliLindungi. Prokes ketat,” ujar Bobby.
    “Terimakasih kepada Shopee yang support kegiatan ini. Kepada seluruh unsur Forkopimda, masyarakat Medan terimakasih dan saya imbau agar terus taat prokes,” pungkasnya. (Rls)
  • Kesawan City Walk Medan Dibuka dengan Prokes Ketat, Buka Masker Langsung Di-Swab

    Kesawan City Walk Medan Dibuka dengan Prokes Ketat, Buka Masker Langsung Di-Swab

    Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau pembukaan Kesawan City Walk.

    MEDAN (Kliik.id) – Kesawan City Walk (KCW) lokasi kulineran karya Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali dibuka Jumat (19/11/2021) malam.

    KCW yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya itu diisi oleh ratusan stand yang menjajakan aneka kuliner. Kegiatan kesenian dan wadah ekspresi anak muda Medan juga mewarnai kehebohan KCW.
    Saat ini, KCW diuji coba selama tiga hari ke depan bersamaan dengan pelaksanaan Pekan Kuliner Kondang (PKK) yang digelar di sekitaran gedung bersejarah Warenhuis, Jalan Hindu.
    Ada sejumlah opsi, apakah KCW akan dibuka setiap hari atau hanya saat weekend sesuai dengan usulan Wali Kota Medan Bobby Nasution?
    Dengan kondisi PPKM Level II di Medan, KCW bisa saja buka setiap hari. Namun Bobby tak ingin KCW jadi kluster penyebaran Covid-19. Maka itu ketika KCW dibuka lagi, protokol kesehatan ketat dilaksanakan.
    “Seluruh pengunjung KCW dan PKK harus sudah divaksin. Prokes harus ketat. Semoga masyarakat bisa menikmati sajian kita ini tetap sehat tetap disiplin jangan lengah,” kata Bobby dalam keterangan yang diterima, Sabtu (20/11/2021).
    Ketua Harian Badan Pengelola Kota Tua Kesawan, Endar Sutan Lubis, mengatakan, pengunjung KCW wajib sudah divaksin. Maka di pintu masuk disediakan alat barcode untuk mengecek status pengunjung. 
    Prokes standar seperti cuci tangan, tak berkerumun dan masker harga mati. Bahkan, pihaknya sudah membentuk tim di areal KCW untuk terus berpatroli.
    “Kalau ada yang lepas masker langsung kita tindak, Di swab langsung. Begitu juga kalau suhu tubuh tinggi langsung kita swab,” ujar Endar.
    Endar mengaku dirinya akan kembali bermusyawarah dengan Wali Kota terkait pelaksanaan KCW.
    “Nanti mau dipastikan, apakah KCW setiap hari atau hanya weekend. Tapi kalau menurut saya kasihan pedagang jualan cuma weekend. Melihat kondisi sebaran Covid-19 yang sudah rendah dan prokes ketat yang kita jalankan kami optimis KCW tak jadi kluster Covid. Tapi semua nanti tergantung keputusan Pak Wali,” katanya.
    Area KCW yang terbuka dan cukup luas, bisa menampung sebanyak 3.500 pengunjung. Namun untuk mencegah kerumunan, Bobby meminta maksimal hanya 2.000 pengunjung yang boleh masuk. (Rls)
  • Presiden Jokowi Buka Pekan Kebudayaan Nasional 2021 Secara Virtual

    Presiden Jokowi Buka Pekan Kebudayaan Nasional 2021 Secara Virtual

    Presiden Jokowi (detikcom)

    JAKARTA (Kliik.id) – Presiden Jokowi membuka hajatan akbar Pekan Kebudayaan Nasional 2021 secara virtual pada Jumat (19/11/2021) malam. Pembukaan yang disiarkan melalui Indonesiana.tv dan akun YouTube Budaya Saya milik Kemendikbudristek.

    Selama sejam lamanya, peresmian Pekan Kebudayaan Nasional yang diselenggarakan ketiga kalinya itu tak kalah meriah ketimbang tahun sebelumnya.
    Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi menuturkan tantangan terberat yang dihadapi bangsa Indonesia di masa kini bukanlah hal pertama yang terjadi.
    “Pandemi bukan yang pertama, bencana alam bukan juga yang pertama. Banyak sekali tantangan yang sudah dialami oleh bangsa Indonesia sebelum menjadi Republik ini berdiri,” buka Presiden Jokowi.
    Jokowi melanjutkan ada banyak hal yang bisa dipelajari dari ilmu pengetahuan dan kearifan lokal masa lalu yang diturunkan melalui nenek moyang kita.
    Kearifan itu yang terangkum dalam bentuk narasi lisan misalnya skrip drama maupun pewayangan.

    Berangkat dari kekayaan kebudayaan dan alam, Indonesia pun berpeluang menjadi pusat peradaban.

    “”Saya menegaskan bahwa berangkat dari kekayaan kebudayaan dan kekayaan hayati kita, Indonesia memiliki peluang besar untuk menumbuhkan ilmu pengetahuan yang berbasis dari peradaban Indonesia,” tegasnya.
    Sedangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim menyambut perhelatan akbar Pekan Kebudayaan Nasional 2021 dengan penuturan dalam bahasa Jawa.
    Lantunan itu ditafsirkan sebagai doa, tekad, semangat, dan kecerlangan Nusantara. Kata ‘Cerlang’ yang menjadi tema dari penyelenggaraan tahun ini.
    Di tahun penyelenggaraan ketiga, PKN digagas dengan tema yang menjawab tantangan kehidupan masa kini, khususnya di bidang pemenuhan kebutuhan hidup dasar yakni sandang, pangan, papan.
    Dengan memanfaatkan kekayaan potensi budaya setempat, dapat diperoleh solusi yang lebih berkelanjutan bagi masalah-masalah dunia hari ini. Untuk itu, PKN 2021 mengangkat tema “Cerlang Nusantara, Pandu Masa Depan.”
    Tarian Napas Jiwa
    Pembukaan Pekan Kebudayaan Nasional 2021 dimeriahkn oleh tarian berjudul Napas Jiwa karya Rama Sooeprapto. Usai pembukaan dari Presiden Jokowi dan Menteri Nadiem Anwar Makarim, pementasan virtual yang disutradarai oleh Jay Soebijakto itu turut menggandeng Athila. 
    “Pandemi membuat segala kegiatan berubah, tadinya luring jadi daring. Pendekatan juga sangat lain tidak seperti pertunjukan di atas panggung,” kata Jay usai video penayangan tarian Napas Jiwa yang dihadirkan di Candi Borong, kompleks Ratu Boko, Prambanan, Sleman.
    “Di sini saya menggarap secara vernakular, yang saya garap adalah tarian Indonesia di lokasi yang juga punya sejarah panjang. Ini bisa sebagai pengetahuan terus menerus, ketika dipasang 10 tahun lagi. Sebelum kita hidup, ada cinta, ketika kita hidup sampai ada kematian. Kematian itu dirayakan sama saja seperti kelahiran,” pungkasnya.
    Seperti diketahui, PKN 2021 adalah perhelatan kebudayaan yang diselenggarakan dengan campuran daring dan luring, merentang sejak Juli 2021 dan memuncak pada tanggal 19-26 November 2021. Terdapat 17 kompetisi budaya, 23 lokakarya, 11 sesi simposium, 60 pergelaran, pameran dan tidak kurang dari 20 sesi konferensi.
    Sekitar 3.000 pelaku budaya ambil bagian secara aktif di dalam rangkaian kegiatan pendahuluan maupun puncak PKN pada 19-26 November 2021.
    Beberapa musisi Tanah Air yang berpartisipasi seperti Slank, Andien, Dere, Diskoria, Shine of Black, Godbless, Viky Sianipar, dan Voice of Baceprot terlibat di dalam kegiatan ini. (Detik)
  • Bobby Usulkan Desain Fly Over Gatot Subroto Harus Cantik Seperti Bandung dan Jakarta

    Bobby Usulkan Desain Fly Over Gatot Subroto Harus Cantik Seperti Bandung dan Jakarta

    Wali Kota Medan Bobby Nasution

    MEDAN (Kliik.id) – Wali Kota Medan Bobby Nasution mengusulkan agar pembangunan Fly Over Gatot Subroto diganti menjadi underpass.

    Alasannya, kawasan itu merupakan pintu masuk Medan dari arah Barat yang meliputi Deliserdang, Binjai, Langkat dan Aceh sehingga dari segi estetika harus terlihat menarik.

    Namun, jika harus dibangun fly over, Bobby Nasution berharap agar desainnya diubah seperti fly over yang dibangun di Jakarta dan Bandung.
    Usulan ini disampaikan Bobby dalam pertemuan dengan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumut Selamat Rasydi dan Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut Bambang Pardede di Ruang I Kantor Wali Kota Medan.
    Usulan Bobby ini bercermin dari kondisi tiga fly over yang sudah dibangun di Kota Medan yakni Fly Over Pulo Brayan, Amplas dan Jamin Ginting. Selain dari segi estetika tidak menarik, kondisi di bawah fly over pun tampak kumuh.
    “Jika Fly Over Gatot Subroto dibangun seperti tiga fly over yang sudah ada, saya rasa kurang tepat dari sudut estetika. Sebab, kawasan itu merupakan pintu masuk Kota Medan sehingga harus terlihat menarik. Dari segi fungsi, ketiga fly over sangat baik tapi dari sudut estetika kurang menarik. Ditambah lagi di kawasan itu ada satu bangunan yang menunjang perekonomian. Atas dasar itulah saya mengusulkan agar dibangun underpass saja,” kata Bobby dilansir, Sabtu (20/11/2021).
    Apabila pembangunan underpass terkendala teknis genangan air, Bobby tidak menolak jika pembangunan fly over tetap dilaksanakan. Hanya saja, Bobby meminta agar desainnya diganti seperti fly over yang ada di Jakarta maupun Bandung.
    “Kita berkaca dari tiga fly over yang ada, kondisinya kaku, sumpek serta kumuh. Jadi tidak layak menjadi pintu masuk Kota Medan, sehingga dikhawatirkan akan menurunkan nilai investasi di kawasan tersebut,” ungkapnya.
    Dalam pertemuan tersebut, Bobby Nasution juga berharap agar Jalan KL Yos Sudarso, persisnya Jalan Titi Papan/Simpang Dobi juga dibangun underpass sebagai upaya mengatasi kemacetan yang selama ini terjadi.
    Namun dalam pertemuan dengan Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), jalan dilebarkan dulu dan kemudian melihat tingkat traffic seperti apa sehingga dapat diputuskan apakah dibangun underpass atau fly over di kawasan tersebut.
    Bobby juga berharap agar Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumut memperbaiki kerusakan di Jalan Jamin Ginting, seputaran Tuntungan serta memperlebar Jalan Jamin Ginting, persisnya mulai Hairos Water Park sampai tugu perbatasan Medan-Deliserdang yang mengalami pengecilan sehingga acap kali menyebabkan terjadinya kemacetan.
    Dia berharap dengan perbaikan dan pelebaran jalan yang dilakukan dapat mengurai kemacetan.
    Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumut Selamat Rasydi menjelaskan, dari sejumlah permintaan yang telah disampaikan Bobby kepada Dirjen Bina Marga Kementrian PUPR, pelebaran Jalan Kol L Yos Sudarso (Jalan Titi Papan/Simpang Dobi) dan pembangunan Fly Over Gatot Subroto yang disetujui.
    Dikatakannya, panjang penanganan Fly Over Gatot Subroto yang akan dibangun sekitar 737,44 M, sedangkan luas tanah yang akan dibebaskan 8.558,47 M2.
    Selanjutnya, menyikapi pemintaan Wali Kota agar pembangunan Fly Over Gatot Subroto menjadi underpass, Selamat menampungnya dan akan mengkaji kembali. Sebab, kata dia, yang telah mereka persiapkan adalah desain pembangunan fly over.
    “Kita akan survei kembali, jika memang memungkinkan dan dilihat dari segi estetika memang lebih pas dibangun underpass. Apalagi di situ ada gedung penunjang perekonomian. Untuk itu, kita bisa turun bersama-sama ke lapangan dengan tenaga ahli untuk melihat langsung,” jelas Selamat.
    Apabila pembangunan underpass tidak dapat dilakukan, Selamat mengatakan pihaknya siap untuk mengganti desain sehingga Fly Over Gatot Subroto yang dibangun nanti tidak sama dengan tiga fly over yang telah ada.
    “Fly over yang kita akan bangun nanti akan lebih baik dan sesuai dengan estetika sehingga mendukung kawasan itu sebagai pintu masuk Kota Medan. Untuk pembahasan desain, bisa kita rapatkan lagi Rabu depan,” ungkapnya.
    Mengenai pelebaran Jalan KL Yos Sudarso (Jalan Titi Papan/Simpang Dobi), Selamat memaparkan, saat ini telah tersedia dana sebesar Rp10 miliar lebih untuk melakukan pembebasan lahan.
    Dijelaskannya, penanganan yang dilakukan sepanjan sekitar 600 M, sedangkan lahan yang akan dibebaskan lebih kurang 4.500 M2.
    “Anggaran yang tersedia untuk pembebasan lahan sekitar Rp10 miliar lebih, kekurangannya akan kita lanjutkan tahun depan. Untuk panitia pembebasan lahan, kita serahkan kepada Pemko Medan, sedangkan pembayaran kita yang melakukan. Selesai pembebasan lahan, langsung kita lakukan pelebaran jalan,” jelasnya. (Rls)
  • Wabup Deliserdang: PDIP Dekat dengan Rakyat, Banyak Perjuangkan Aspirasi

    Wabup Deliserdang: PDIP Dekat dengan Rakyat, Banyak Perjuangkan Aspirasi

    Wakil Bupati Deliserdang Yusuf Siregar menghadiri rapat koordinasi evaluasi dan pemenangan pemilu serentak 2024.

    DELISERDANG (Kliik.id) – Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar menghadiri rapat koordinasi evaluasi dan pemenangan pemilu serentak 2024 DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Deliserdang.

    Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar mengatakan dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, PDIP merupakan salah satu organisasi kekuatan sosial politik yang telah memberikan kontribusi. Terkhusus dalam proses demokrasi dan demokratisasi.
    “PDI Perjuangan adalah partai yang dekat dengan rakyat dan selalu mendengar aspirasi dan berjuang untuk memenuhi aspirasi tersebut,” ujar Yusuf dilansir dari Tribun Medan, Sabtu (20/11/2021).
    Yusuf menambahkan, PDIP selalu melakukan konsolidasi yang tekun, gigih dan sabar dengan membangun partai yang konseptual, terencana dengan aksi-aksi nyata.
    “Inilah yang menjadi PDI Perjuangan tetap eksis dan tumbuh menjadi partai yang dibanggakan oleh seluruh kader dan simpatisan,” katanya.
    Ia menuturkan, rapat organisasi merupakan satu agenda kegiatan yang sangat penting, baik dalam rangka evaluasi maupun dalam merumuskan berbagai program kerja.
    “Harapan saya kedepan, bersama-sama seluruh kader-kader terbaik PDI Perjuangan kebersamaan ini dapat terus kita pertahankan, sekaligus melanjutkan dan meningkatkan kerjasama yang telah dibina selama ini. Dan PDI Perjuangan terus memberikan kontribusi bagi upaya percepatan pembangunan daerah,” katanya. (Rls)
  • PPKM Level 3 se-Indonesia saat Nataru: Kegiatan Besar Dilarang!

    PPKM Level 3 se-Indonesia saat Nataru: Kegiatan Besar Dilarang!

    Foto ilustrasi (detikcom)

    JAKARTA (Kliik.id) – Mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19, pemerintah menyiapkan langkah untuk mencegah terjadinya gelombang baru Corona di masa libur Natal dan Tahun Baru.

    Pemerintah akan menerapkan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada periode 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Masyarakat tetap bisa merayakan Nataru namun dengan protokol yang ketat.
    Terkait dengan penerapan PPKM level 3 se-Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan aturan tersebut diberlakukan untuk mengatur agar mobilitas masyarakat pada saat Nataru bisa dikendalikan sehingga gelombang ketiga tidak terjadi.
    Muhajir menjelaskan khusus untuk PPKM Level 3 Nataru ini, penerapannya akan diseragamkan untuk seluruh Indonesia dengan ketentuan yang sudah berlaku pada PPKM Level 3, serta ditambah aturan terhadap kegiatan berskala besar.
    “Kegiatan yang melibatkan kerumunan besar akan diatur mulai dari dilarang sampai diperkecil peluangnya,” kata Muhadjir dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (19/11/2021).
    Ia menegaskan berdasarkan pengalaman, pergerakan manusia dalam libur panjang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus seperti pada periode sebelumnya.
    Sesuai arahan Presiden, pada liburan Nataru tahun ini tidak diadakan penyekatan. Namun, pemerintah menetapkan orang yang bepergian harus dalam keadaan sehat, dengan cara memastikan status vaksinasi yang bersangkutan serta melalui hasil tes usap.
    “Siapa saja yang mau bepergian supaya segera menggunakan aplikasi PeduliLindungi, kemudian harus vaksin. Yang belum vaksin harus vaksin, diusahakan sudah vaksin kedua. Selain itu, sebelum berangkat juga dilakukan tes usap,” jelas Muhadjir.
    Pemerintah juga akan memastikan pengecekan dan pemantauan perjalanan hingga tempat tujuan, bekerja sama dengan Polri. Tidak hanya lokasi mudik, tujuan perjalanan seperti tempat wisata saat PPKM level 3 se Indonesia pun akan diawasi ketat. (Detik)
  • Polisi di Sibolga Selingkuh dan Nikah Siri dengan Wanita Lain, Istri Bikin Laporan

    Polisi di Sibolga Selingkuh dan Nikah Siri dengan Wanita Lain, Istri Bikin Laporan

    Foto ilustrasi

    SIBOLGA (Kliik.id) – Seorang personel polisi yang bertugas di Polres Sibolga berinisial Aiptu AL dituduh telah berselingkuh dengan wanita lain berstatus janda.

    Bahkan, Aiptu AL kabarnya telah menikah siri dengan wanita tersebut.

    Aiptu AL juga dituding melakukan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Masleini Harahap (MH).

    Atas kejadian ini, Masleini telah melaporkan suaminya itu ke Polda Sumut dan Mabes Polri. Namun, hingga kini belum ada perkembangan kasusnya.
    Laporan Masleini tertuang dalam bukti lapor nomor: STTLP/185/X/2021/SPKT tanggal 4 Oktober 2021.
    Kepada wartawan, ibu Bhayangkari ini menangis-nangis menceritakan perlakuan suaminya, Aiptu AL.
    “Suami saya berselingkuh bukan kali pertama. Kalau saya total sudah 16 kali ia berselingkuh. Saya juga menjadi korban KDRT, tapi saat itu saya tidak ada surat visum, sehingga (laporannya) tidak jalan,” kata Masleini, Kamis (18/11/2021).
    Menurut Masleini, harta mereka berupa mobil hingga kapal tangkap ikan habis setelah suaminya nikah siri.
    “Semua habis, mulai dari mobil ditarik showroom, tanah dan emas juga terjual setelah dia selingkuh dan nikah siri. Bolak balik SK PNS saya digadainya. Sekarang tinggal bayar utang. Saya pernah menggerebek dia dengan selingkuhannya sedang makan di satu tempat,” jelas Masleini.
    Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, menjelaskan, Aiptu AL menikah dengan seorang wanita berinisial WO (33) di Jalan SM Raja, Kota Sibolga, Sabtu (18/9/2021) lalu.
    “AL telah menikahi istrinya (MH) pada tanggal 15 April 2000, di Labuhanbatu dan telah dikaruniai dengan 3 orang anak dan belum bercerai secara dinas, maupun secara hukum negara,” ujar Iptu R Sormin saat dikonfirmasi, Jumat (19/11/2021).
    Sormin mengatakan, MH telah melaporkan ke Polres Sibolga dan pihak Sat Reskrim telah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
    “Dari hasil penyelidikan, pernikahan yang telah dilakukan AL dengan WO tidak dilengkapi dengan akta nikah yang dikeluarkan Kantor Urusan Agama (KUA). Artinya, laporan pengaduan MH telah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Sat Reskrim masih mengumpulkan bukti-bukti kasus kawin halangan tersebut,” jelasnya.
    Sormin menambahkan, pihak Propam Polres Sibolga juga sudah memproses Aiptu AL karena sebagai anggota Polri telah melanggar Perkap Nomor 14 tahun 2011 pasal 11 huruf C.
    “Dalam Perkap itu dijelaskan bahwa setiap anggota Polri wajib menaati norma kesusilaan norma agama, norma kearifan lokal dan norma hukum. Jika terbukti melanggar Perkap Nomor 14 Tahun 2011, maka AL bisa dipecat dari kepolisian,” pungkasnya. (Rls)