| Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Foto: beritasatu) |
Jakarta (KliikNews) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu
(3/4/2024), menyebutkan bahwa sebagian besar daerah di Indonesia berpotensi
mengalami cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai dengan petir dan angin
kencang. Adapun daerah berstatus waspada itu antara lain: Sumatera Barat,
Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa
Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi
Barat, Papua Barat dan Papua.
Beberapa daerah yang diberikan peringatan dini dampak hujan dengan intensitas
sedang hingga lebat berpotensi menyasar wilayah Denpasar Bali, Jakarta Pusat,
Jambi, Bandung Jawa Barat, Semarang, dan Ambon Maluku.
Selain itu, BMKG juga memprediksi potensi hujan disertai petir terjadi di
Bandar Lampung, Bengkulu, pada pagi-siang hari. Untuk kota lainnya, seperti
Serang Banten, Yogyakarta, Gorontalo, Semarang, Surabaya diprediksi berawan
pada pagi dan malam hari.
Sementara untuk wilayah DKI Jakarta sebagian besar hujan berawan – hujan sedang
pada pagi hingga siang hari, dan cerah berawan dengan kelembaban 80-90 persen
pada malam hari, dengan suhu 24-30 derajat celcius.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyebutkan potensi terjadinya cuaca ekstrem dapat
berujung kebencanaan meningkat di sebagian besar daerah hingga sepekan ke depan
yang dipicu akibat adanya intervensi bibit siklon tropis.
Menurut Dwikorita, terdapat tiga bibit siklon tropis; Bibit Siklon Tropis 91S,
94S, dan 93P termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut
Timor, dan Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia
bagian selatan.
Analisis meteorologi dari ketiga bibit siklon tropis tersebut diketahui bahwa
Bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56-65
km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa, pergerakan ke arah
tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon tropis pada kategori sedang-tinggi.
Sedangkan bibit Siklon Tropis 94S memiliki kecepatan angin maksimum 15-20
knots (28-37 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 999.9 hPa,
pergerakan ke arah timur-tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis.
Dan Bibit Siklon Tropis 93P memiliki kecepatan angin maksimum 20 – 25 knots (37
– 46 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 1003 hPa, pergerakan ke
arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis. (antaranews/bmkg)

Leave a Reply